Belajar Value Investing Indonesia Bersama BullRecommend
October 24, 2017
Docking Kapal dan Murahnya Valuasi Saham : MBSS Bersiap Merespon Menariknya Harga Batubara dan Potensi Mega Proyek Pembangkit Listrik :: Bagaimana MBSS selanjutnya (2018) ?
November 17, 2017

4 Poin & MVI – BUMI Menarik ? : BUMI Rebound or Reborn 2017/2018 ?

Apakah harga saham BUMI sanggup mencapai ke >505/share ?.

Banyak sekali yang harus dikalkulasi dan dipertimbangkan ketika Anda memegang (memiliki) saham BUMI untuk bisa merasa tetap nyaman serta aman dengan fluktuasi harga sahamnya yang sangat fluktuatif.

Namun, Penulis hanya mengacu pada 4 poin + MVI saja untuk “stay cool” memiliki saham BUMI {tentunya setelah penulis melakukan analisis secara komprehensif dan sesuai kaidah value investing} .

Setidaknya 4 poin + MVI ini bisa “meredam” pertanyaan yang sering ditanyakan. Dimana beberapa pertanyaan diantaranya yaitu :

  1. Saham BUMI apakah “aman” ?
  2. Saham BUMI turun banyak hari ini, bisa anjlok dalam lagi tidak ?
  3. BUMI bikin jantungan fluktuasi harga sahamnya. Apakah bisa balik 50-an lagi ?!

Dan lainnya…

Percaya atau tidak pertanyaan seperti itu seringkali ditemui hampir disetiap forum saham.

Menariknya, Penulis justru gencar untuk melakukan akumulasi beli (tambah posisi beli) saat harga saham BUMI retracement utamanya dibawah harga 200/share.

{Silahkan lihat Screenshot dimana waktu itu penulis via telegram BLS memberikan disclosure & reminder untuk akumulasi beli saat harga saham BUMI di bawah 200/share} –

Berikut adalah ScreenShoot Reminder / Disclousure Akumulasi BELI saham BUMI di harga <200/share via Telegram BullRecommend LS (Beberapa hal sengaja di blur untuk menjaga ekslusivitas Anggota/member BullRecommend LS) –> Khusus Anggota / Member BLS :

  • Screenshot disclousure akumulasi beli saham BUMI (15 September 2017 ; di harga 197/share)

  • Screenshot reminder saham BUMI  (25 September 2017 ; Valuasi BUMI Masih UnderValue dan Layak di Akumulasi Beli)

  • Screenshot disclousure akumulasi beli saham BUMI (28 September 2017 ; di harga 169/share)

( Average Price BUMI setelah Akumulasi BELI beberapa kali di harga <200/share menjadi 169.3/share ; Telah di disclousure via Telegram BullRecommend LS u/ Anggota/Members BLS )

  • Screenshot special information saham BUMI  (28 September 2017 ; Jumlah Akumulasi Saham BUMI – Telah di disclousure via Telegram BullRecommend LS u/ Anggota/Members BLS)

  • Screenshot reminder akumulasi beli saham BUMI (09 Oktober 2017 ; di harga <200/share)

(reminder telah diberikan beserta porsi portofolio ideal untuk akumulasi beli saham BUMI – via Telegram BLS)

  • Screenshot reminder akumulasi beli saham BUMI (19 Oktober 2017 ; di harga <200/share)

(reminder telah diberikan beserta porsi portofolio ideal untuk akumulasi beli saham BUMI – via Telegram BLS)

  • Gambaran / Alur Akumulasi BELI saham BUMI yang telah dilakukan BullRecommend ::  ( Bagaimana selanjutnya ?, Hanya di BullRecommend Limited Seat ! )

(Reminder Akumulasi BELI saham BUMI akhir September 2017 – pertengahan Oktober 2017 ; Saat harga saham BUMI berada di harga <200/share – Via Telegram BullRecommend LS)

Selanjutnya …

Lalu apa yang terjadi saat ini ?. Yups, BUMI Rebound dari 173/share di akhir September 2017 lalu ke harga 264/share pada akhir Oktober 2017 saat ini.

Harga saham BUMI Rebound atau Reborn ?.

Itu bukan hal yang terlalu penting karena hal yang paling penting setelah mendapatkan akumulasi beli saham BUMI di harga terendah (setidaknya dibawah 200/share) atau “kunci” nyaman dan optimal memiliki saham BUMI adalah cukup hanya dengan memperhatikan 4 poin + MVI (lupakan fluktuasi harga saham BUMI yang sangat ekstrem), yaitu :

  1. Harga Batubara {Newcastle Coal}
  2. IHSG {aman / tidak dalam fase BEARISH}
  3. Laporan Keuangan Kuartal {konsistensi YOY}
  4. Aksi Korporasi {Significant Effect}

PLUS

MVI atau Mindset Value Investing {termasuk psikologis market yang sangat baik}.

Penjelasan detail soal 4 Poin + MVI di atas bisa Anda ketahui lebih lengkap dengan menjadi anggota BullRecommend Limited Seat disini.

[Membuat “lukisan” dari setiap fluktuasi harga saham BUMI dengan “garis – garis” yang mungkin dibuat untuk melihat potensi atau bagaimana harga saham BUMI kedepannya apakah ideal ? {Anda sendiri yang bisa menjawabnya, Jika memang Anda suka “menggaris” fluktuasi harga saham. But, percaya atau tidak itu tidak membuat pertanyaan – pertanyaan terkait fluktuasi harga saham BUMI hilang dari pikiran dan malah makin sering muncul. Tidak percaya ?. Silahkan mencoba membuat “garis – garis lukisan” untuk fluktuasi harga saham BUMI]

Lalu, harga saham BUMI Rebound or Reborn ?

Berikut beberapa ulasan atau uraian penulis terkait saham BUMI beberapa waktu lalu yang telah di publish via akses BullRecommend Limited Seat untuk Anggota BLS {sehingga Anggota BLS mantap melakukan akumulasi beli saham BUMI ketika harga sahamnya retracement atau turun sejenak di bawah harga 200/share}.

Saham legendaris yaitu BUMI atau PT. Bumi Resources Tbk. ini pasti sebagian besar dari Anda sudah tahu bergerak dibidang apa ?. Yups, tentu saja perusahaan berkode emiten BUMI ini bergerak dibidang pertambangan batubara dan minyak bumi. Usahanya meliputi penambangan, pemrosesan, dan pemasaran minyak bumi dan batubara. Kegiatan usaha terbesarnya berpusat di daerah Kalimantan Timur.

Lalu apa menariknya dari saham yang pernah disebut sebagai “saham sejuta umat” ini ?. Check this out !

Penulis akan memberikan penjabaran review soal saham BUMI ini dengan bahasa yang benar – benar sangat sederhana, karena penulis yakin jika Anda membaca hasil analisis atau apapun terkait BUMI ini di media masa atau surat kabar atau internet pasti lebih dominan bingung nya ketimbang “ketemu” dengan benang merah nya. Meskipun tidak menutup kemungkinan sebagian dari Anda juga ada yang langsung “ngeh” soal rencana – rencana yang telah terealisasi dari setiap take action perusahaan BUMI ini.

Saat ini saham BUMI menarik, benarkah demikian ? …

 

Pertama, BUMI telah sukses melakukan proses rights issue jumbo dengan menerbitkan saham baru dan obligasi wajib konversi (OWK) sebesar US$ 2,6 miliar atau 35,07 triliun (IDR) dan seluruh OWK tersebut telah diserap oleh para pembeli siaga yaitu kreditur BUMI. Atas proses RI tersebut BUMI telah melakukan PUT (penawaran umum terbatas) dengan HMETD (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu) dan yang namanya hak berarti tidak harus Anda penuhi (penulis sempat kebanjiran pertanyaan beberapa waktu lalu soal HMETD BUMI ini hingga harus menunda penulisan hasil analisis beberapa saham yang sudah siap rencanannya di publish via telegram BullRecommend LS karena harus menjawab pertanyaan satu – per satu dari Anggota BLS, tapi it’s Ok tidak masalah), HMETD ini sebanyak 28,75 miliar saham dengan harga pelaksanaan 926,16 (IDR) dan 8,46 triliun unit OWKdengan harga pelaksanaan 1 (IDR) per unit.

Perhatikan, efek dari RI (Rights Issue) yang bikin kepala agak bingung ini berdampak positif secara langsung pada ekuitas dan hutang BUMI. Dimana hutang BUMI akan berkurang sebesar 61% menjadi US$ 1,6 miliar (sebelumnya hutang BUMI sebesar US$ 4,2 miliar). Catat, perubahan ini nantinya {harusnya} akan tercermin dalam laporan keuangan kuartal 3 (tiga) ; tahun 2017 ini dan selanjutnya.

 

Efek dari berkurangnya hutang BUMI ini tentu akan sangat signifikan terhadap berkurangnya beban bunga hutang yang dapat semakin mendorong hasil laba BUMI nantinya menjadi lebih besar (terbukti beban bunga dan keuangan BUMI turun sebesar 60,17% (YOY) dari sebelumnya sebesar US$ 241,69 Juta (2Q16/1H16) menjadi hanya sebesar US$ 96,27 Juta (2Q17/1H17) S&K berlaku ya, loh kok gitu ? (Ingat syarat utama dari menariknya saham BUMI ini terletak di harga komoditas batubara nya).

 

Kedua, Manajemen perusahaan BUMI menjadi lebih solid dan lebih bagus (harusnya). Hal ini bisa terjadi karena perwakilan dari para kreditur BUMI menjadi bagian dalam jajaran komisaris dan direksi perusahaan BUMI yang merupakan perusahaan Group Bakrie ini.

Jinping Ma (adik Jack Ma) dan Benjamin Mao mengisi kursi dalam jajaran komisaris mewakili China Investment Corporation (CIC), selain itu juga ada perwakilan dari CDB atau China Development Bank.

Singkatnya adalah bahwa manajemen BUMI akan lebih baik atau ideal ketimbang sebelumnya. Artinya syarat dari kaidah value investing dengan manajemen yang baik telah terpenuhi disini.

 

Ketiga, Cadangan batubara BUMI hampir mencapai 3 miliar ton (ini cadangan yang telah terbukti) dan masih ada potensi cadangan batubara milik BUMI yang mencapai hingga 12,6 miliar ton.

Belum ada perusahaan di sektor batubara yang memiliki cadangan batubara lebih besar ketimbang BUMI ini khususnya di Indonesia.

Lalu, apa menariknya cadangan batubara ini ?. Perlu Anda ketahui bahwa bidang pertambagan batubara ini sebenarnya pemrosesannya lebih sederhana ketimbang bidang obat – obatan bahkan bidang kontruksi sekalipun.

Batubara baru bisa dijual atau dpasarkan melalui beberapa tahapan proses pengolahan sederhana yaitu pengambilan batubara dari dalam tanah –> Pemecahan atau pemisahan media padatan –> Pengeringan atau pematangan batubara –> batubara siap dipasarkan (proses bisa lebih banyak tergantung jenis kegunaan batubaranya untuk apa).

Namun, setidaknya prosesnya tidak serumit (misalkan) pembuatan obat – obatan yang jika salah takar sedikit saja atau campuran nya bisa fatal atau gagal produk.

Maksud penulis disini adalah ketika harga batubara di pasar global mencapai harga terbaik (tinggi) maka perusahaan yang memiliki cadangan batubara ini tinggal menggalinya saja di dalam tanah namun saat harga batubara tidak bagus (rendah/murah) maka ya sudah biarkan saja di dalam tanah tidak akan busuk atau katakanlah kadaluarsa dan pastinya tidak perlu membayar biaya gudang atau sewa tempat untuk menyimpan pasokan batubara nya. Jadi ini lah menariknya perusahaan yang memiliki cadangan batubara besar.

 

Keempat, Harga kontrak komoditas batubara dunia (dalam hal ini New Castle Coal) saat review ini ditulis berada di atas US$ 90 PMT (per Metric Ton) atau lebih tepatnya berada di kisaran US$ 98,30 PMT ! artinya harga kontrak batubara saat ini hanya selisih sekitar US$ 32 PMT dimana saat harga saham BUMI menuju puncaknya yaitu 8000/share (IDR) saat itu harga batubara dikisaran rata – rata US$120 PMT – US$ 130 PMT.

Namun, berapa harga saham BUMI saat ini ???. Yups, masih di bawah 500/share. Artinya apa?, ya tentu (harusnya) masih ada peluang disini untuk melakukan akumulasi beli saham BUMI dan menjualnya di harga “wajarnya” atau katakanlah di harga 1000/share maka bisa dilakukan taking profit lebih dari 100% jika memang itu terjadi. Namun dalam jangka waktu berapa lama ?. Jawaban yang paling realistis adalah “tidak ada yang tahu”.

Ingat, Value Investing berfokus pada pembelian saham di harga yang termurah secara valuasi dimana saham tersebut masih memiliki “alasan” kuat untuk harga sahamnya naik tinggi.

Sebenarnya Anda tidak perlu panik atau terbawa emosi dengan fluktuasi harga komoditas batubara setiap hari yang kadang – kadang juga mengalami naik – turun. Kenapa ?, karena harga kontrak batubara itu tidak serta merta diganti setiap hari yang digunakan dalam transaksi bisnis perusahaan batubara. Itu kenapa jika Anda melihat ketika saat ini (misalkan) harga batubara sudah di atas (katakanlah) US$ 95 PMT namun harga kontrak banchmark bisnis nya masih dibawah itu. Hal tersebut dikarenakan HBA (Harga Batubara Acuan) menggunakan harga rata – rata sekitar (selama) 6 bulan atau 3 bulan dengan beberapa sumber benchmark batubara global.

Maka dari itu selama harga batubara di atas US$ 70 PMT maka penulis bisa selalu mengatakan hal tersebut masih menjadi suatu “jaminan” akan kelangsungan “hidup” saham sektor batubara. Tapi, jika nanti dalam sehari saja atau seminggu harga kontrak batubara New Castle Coal anjlok hingga mencapai < US$ 70 PMT (katakanlah US$ 68 PMT) maka Anda juga seharusnya tidak langsung panik. Kecuali jika harga kontrak batubara New Castle Coal berada di bawah US$ 70 PMT selama 1 (satu) bulan atau lebih maka Anda baru wajar jika panik, hal tersebut dikarenakan akan berpengaruh signifikan terhadap HBA (Harga Batubara Acuan) komoditas batubara untuk beberapa bulan selanjutnya.

Dalam jangka menengah setidaknya harga kontrak batubara New Castle Coal masih bisa berada di atas (setidaknya) US$ 80 PMT dengan semakin banyak ditutupnya tambang – tambang batubara di China. Baru – baru ini telah ditutup 5 (lima) tambang batubara hingga Juli 2017 lalu dan rencananya hingga akhir 2017 ada 7 (tujuh) tambang batubara di China Provinsi Heilongjiang yang akan ditutup lagi.

 

Kelima, Likuiditas saham BUMI semakin tinggi berpotensi menjadi beban untuk kenaikan harga saham BUMI. Kenapa?, tentu saja karena jika dibandingkan dengan jumlah lembar saham BUMI saat beberapa tahun lalu ketika harga saham BUMI naik dari ratusan per lembar saham hingga mencapai ribuan (8000-an) per lembar saham saat ini jumlah saham beredarnya 2 (dua) kali lipat lebih banyak dari sebelumnya 36,63 miliar saham menjadi 65,38 miliar saham. Hal tersebut memudahkan para investor bermodalkan miliaran sekalipun dapat dengan mudah keluar masuk saham BUMI setiap hari dan tentu hal ini menjadikan saham BUMI memiliki “beban” yang lebih besar untuk kenaikan harga sahamnya. Namun hal ini (seharusnya) bukan merupakan hal yang bisa memperburuk kinerja perusahaan nya.

 

Keenam, Seperti kata Warren Buffet yaitu “The best time to buy a stock is when nobody wants to buy it”. Sangat sederhana bukan ?. Namun apakah Anda bisa menerapkannya ?

 

Akhirnya, apakah saham BUMI layak di HOLD atau bahkan masih boleh dilakukan Akumulasi BELI ?. Jika layak di Akumulasi Beli maka idealnya di level harga berapa ?.

Temukan selengkapnya disini .

 

( Hanya ada di Telegram BullRecommend LS, Let’s JOIN Us ! – value investing indonesia BullRecommend )

Disclousure : Hasil analisis saham BUMI telah terbit lebih dulu secara RealTime via Telegram BullRecommend LS khusus untuk Anggota/Member BLS.

 

_

Jika Anda cocok dengan Value Investing ala BullRecommend dan ingin mendapatkan hasil analisis BullRecommend LS lebih lengkap untuk saham – saham berpotensi lainnya, silahkan JOIN dengan BullRecommend LS. Klik REGISTRASI —> (di sini)

Anda akan mendapatkan berbagai fasilitas berikut, Klik —> (di sini)

Beberapa Charting TrendFollower NOT SwingTrading bisa Anda lihat disini : Klik —> (di sini)

Apakah Anda cocok dengan Value Investing BLS ?. Klik —> (di sini)

 

Apa itu Value Investing BullRecommend ?. Klik —> (di sini)

Profil dari BullRecommend. Klik —> (di sini)

Value Investing Indonesia BullRecommend !

NB : Beberapa sumber(Berita Terkait) diolah dari berbagai media.

 

(Visited 3,609 times, 15 visits today)

Comments are closed.