Astra Otoparts : UnderValue & Ekspansi, Hingga Kebijakan Kendaraan Listrik ? :: AUTO, Good or Bad ?

Gajah Tunggal : UnderValue, Brand, Market Share and Experience, Nothing To Lose mempunyai saham GJTL ? :: Good or Bad ?
November 23, 2018
Unilever Indonesia : Intrinsic Value and Margin of safety :: Saham UNVR Investasi Jangka Panjang ?
January 6, 2019
Show all

Astra Otoparts : UnderValue & Ekspansi, Hingga Kebijakan Kendaraan Listrik ? :: AUTO, Good or Bad ?

Good or Bad saham AUTO ? : Mulai dari ekspansi produk, valuasi yang telah UnderValue di saat AUTO tengah melakukan ekspansi berupa penambahan Outlet Shop & Drive guna memperbesar pangsa pasar produk AUTO, efisiensi biaya utama serta optimalisasi pendapatan dari bisnis utama AUTO hingga potensi kebijakan dan program kendaraan listrik [tinggal menunggu kabar lebih lanjut], maka Apakah saat ini merupakan peluang menarik untuk memiliki saham AUTO ?

[ Jika Anda sering berkunjung ke situs bullrecommend.com, pasti Anda ingat beberapa waktu lalu Penulis sempat memberikan potensi dari menariknya saham – saham pilihan yang akhirnya melejit (sebelum harga sahamnya sempat retracement ekstrem akibat panic selling effect pada awal pekan bulan Juli tahun 2018) tinggi seperti saham INKP yang bisa Anda baca [ disini ], saham ERAA yang bisa Anda baca [ disini ], saham WOOD yang bisa Anda baca [ disini ], saham SMCB yang bisa Anda baca [ disini ], saham MAIN yang bisa Anda baca [ disini ], saham ESSA yang bisa Anda baca [ disini ], saham KINO yang bisa Anda baca [ disini ], saham IMAS yang bisa Anda baca [ disini ] serta beberapa saham lainnya. Menariknya kali ini Penulis akan memberikan artikel terkait analisis saham AUTO di bawah ini jadi silahkan baca hingga tuntas. Jika Anda ingin baca artikel saham – saham pilihan bullrecommend.com lainnya bisa Anda baca (disini) ]

[ sebelum Anda membaca artikel soal analisis saham AUTO maka penulis menyarankan alangkah lebih baik lagi Anda membaca (artikel ini) untuk lebih memahami pentingnya mindset value investing setelah hasil analisis itu sendiri ]

Hasil analisis [terbatas] saham AUTO ini di publish via Website BullRecommend pada Desember 2018. Tentunya E-book review analisis saham AUTO telah di publish lebih dulu secara RealTime via email dengan versi hasil review yang tentu lebih lengkap.


 

PT. Astra Otoparts Tbk. atau AUTO adalah grup perusahaan komponen otomotif terbesar dan terkemuka di Indonesia yang memproduksi dan mendistribusikan beranekaragam suku cadang kendaraan bermotor roda dua dan roda empat, baik untuk suplai ke pasar pabrikan otomotif [Baca : OEM/Original Equipment for Manufacturer] maupun ke pasar suku cadang pengganti [Baca : REM/ Replacement Market].

Jika dilihat dari segi pemasaran maka AUTO atau PT. Astra Otoparts Tbk. sudah bisa dikatakan memiliki cakupan jangkauan yang luas meliputi dalam dan luar negeri, termasuk Asia, Oceania, Timur Tengah, Amerika, Eropa dan Afrika. Selain jangkauan pemasaran yang luas, AUTO juga telah memiliki divisi perdagangan yang beroperasi di Singapura serta entitas anak di Negara Australia. Hal tersebut tentu menunjukkan bahwa cakupan wilayah pemasaran produk dari AUTO sudah cukup bagus atau menarik.

But, apa yang membuat saham AUTO menarik sehingga masih layak masuk dalam daftar saham pilihan setidaknya sampai dengan review ini ditulis ?.

Let’s check this out !

Salah satu yang membuat AUTO menarik adalah ekspansi produk berupa alat mekanisme multiguna pedesaan [Baca : AMMDes], yang mana produk tersebut adalah hasil dari produksi usaha patungan AUTO bersama PT. Kiat Inovasi Indonesia.

Jadi, AUTO melalui dua anak perusahaannya yaitu PT. Valesto Indonesia dan PT. Ardendi Jaya Sentosa bekerjasama dengan PT. Kiat Inovasi Indonesia memproduksi AMMDes via perusahaan patungan yang didirikan yaitu PT. Kiat Mahesa Wintor Indonesia [Baca : KMWI] dan PT. Kiat Mahesa Wintor Distributor. Menariknya, produk AMMDes tersebut di buat sebagai sarana pendukung guna mewujudkan program pengembangan pedesaan dan pertanian oleh Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Koperasi dan UMKM, Kementerian Pendididkan dan Kebudayaan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Mengingat begitu signifikan fungsi dari AMMDes tersebut utamanya untuk kebutuhan pengembangan dalam negeri maka tentu AMMDes memiliki potensi kontribusi hasil yang menarik kedepannya bagi kinerja [Baca : fundamental] AUTO.

Selain ekspansi dari sisi produk atau manufaktur berupa AMMDes, di sepanjang tahun 2018 ini AUTO juga menunjukkan aksi korporasi yang cukup menarik berupa ekspansi dari sisi pemasaran berupa penambahan outlet Shop & Drive, dimana hingga saat review ini ditulis outlet Shop & Drive baru AUTO yang telah di buka sebanyak 11 outlet baru yang mana outlet Shop & Drive tersebut akan terus bertambah hingga 370 unit di tahun 2018. Aksi korporasi berupa penambahan outlet atau peningkatan lini pemasaran produk tentu akan meningkatkan optimalisasi cakupan pangsa pasar produk AUTO dan tentu saja punya potensi menarik untuk kinerja [Baca : fundamental] AUTO beberapa waktu kedepan.

Yups, menariknya lagi adalah jika kinerja AUTO direview berdasarkan setidaknya pengaruh oleh 5 elemen penting terkait bahan baku produk dari AUTO yaitu Baja, Alumunium, Plastik, Karet dan fluktuasi atau perkembangan kurs IDR-US$ maka hasilnya saat ini yang masih cukup membebani kinerja [Baca : fundamental] dari AUTO adalah dua elemen yaitu harga baja dan tekanan dari pelemahan IDR-US$. Apakah hasil ini cukup bisa terkonfirmasi ?, Let’s chesk this out !

[gambar – historis harga baja atau steel via (klik) tradingeconomics]

[gambar – historis kurs USD-IDR via (klik) tradingeconomics]

Okey, secara historical harga saham AUTO pernah naik signifikan dan bertahan cukup lama dikisaran harga saham 3,000-an/share s.d 4,000-an/share [Catatan : kurang lebih 4,5 tahun sebelum akhirnya “terjun” ke kisaran 1,000-an s.d 2,000-an] mulai awal tahun 2010 hingga pertengahan 2015 atau bisa dikatakan hanya sampai akhir tahun 2014 sebelum akhirnya harga saham AUTO turun dikisaran 1,000-an s.d 2,000-an hingga saat review ini ditulis.

Pada saat itu [Baca : tahun 2010 s.d 2014 atau saat harga saham AUTO naik dan bertahan di “atas”] harga karet berada di rentang kisaran 210 JPY/kg – 500 JPY/kg, harga baja berada di kisaran < 2,000 Yuan/MT, harga aluminium berada di rentang kisaran 1,800 US$/Tonne – 2,650 US$/Tonne, harga minyak mentah berada di rentang kisaran 75 US$/BBL – 110 US$/BBL dan kurs IDR-US$ berada di rentang kisaran IDR 8,500/US$ – IDR 12,000/US$ atau mengalami pelemahan sebesar 41% dalam 2 tahun yaitu 2012-2014.

Artinya untuk saat ini [Baca : harusnya] hanya harga baja saja yang masih membebani kinerja [Baca : fundamental] dari AUTO, karena dari rentang harga – harga serta kurs pada saat harga saham AUTO berada di “puncaknya”, saat ini hanya satu elemen yaitu harga baja yang “keluar” dari titik “toleransi” saat dibandingkan secara historis. Sedangkan pelemahan kurs IDR-US$ saat ini hanya dibawah 15% saja jika dihitung sejak sepanjang tahun 2016 [Catatan : acuan mulai tahun 2016 digunakan karena harga saham AUTO mencapai titik penurunan terendah sejak tahun 2014 adalah ketika hampir di akhir tahun 2015 lalu] hingga saat ini atau pasca kuartal 3 ; tahun 2018.

Jadi, mengingat saat ini harga saham AUTO masih “tertahan” cukup undervalue atau MURAH dan beban fundamental pada AUTO lebih banyak hanya karena harga baja saja maka harusnya dengan peningkatan penjualan ekspor yang masih terus di upayakan AUTO [Catatan : meski juga sebenarnya telah terbukti penjualan ekspor AUTO di 3Q18/9M18 meningkat 20% secara YOY dari sebelumnya bernilai negatif] hingga menjelang akhir tahun 2018 ini bisa menjadi PELUANG untuk selanjutnya kinerja atau fundamental AUTO kembali konsisten menarik, apalagi di LK 3Q18/9M18 ini hasil kinerja AUTO menunjukkan konsistensi fundamental yang cukup MENARIK.

But, perlu untuk make sure atau memastikan konsistensi fundamental yang cukup MENARIK yang tercermin pada fundamental AUTO di Laporan Keuangan kuartalan selanjutnya.

Belum ada perkembangan aksi korporasi terbaru dan menarik di akhir 2Q18/1H18 hingga pasca 3Q18/9M18 yang dilakukan oleh AUTO.

Terkait kebijakan mobil atau kendaraan listrik yang mana [Baca : harusnya] punya dampak positif bagi kinerja atau fundamental AUTO baru akan Penulis jabarkan uraian nya setelah ada kabar lebih lanjut atau jika dan hanya jika LK kuartal AUTO selanjutnya masih konsisten sesuai ekspektasi Penulis.

So, pertimbangkan baik – baik, harusnya dengan mempertimbangkan kinerja [Baca : fundamental] dan valuasi [Baca : UnderValue] maka masih bisa dikatakan Nothing To Lose untuk memiliki saham AUTO saat ini, mengingat beberapa aksi korporasi AUTO diantaranya berupa ekspansi produk, valuasi saham AUTO yang jelas masih bisa dikatakan UnderValue di saat AUTO tengah melakukan ekspansi berupa penambahan outlet Shop & Drive yang masih terus dilakukan AUTO untuk memperbesar pangsa pasar produk AUTO dan beberapa aksi korporasi lainnya. Selain itu juga AUTO setidaknya sampai dengan review ini ditulis masih mampu melakukan efisiensi biaya utama serta optimalisasi pendapatan dari bisnis utama AUTO. Namun, apakah nantinya saham AUTO akan menjadi saham yang dapat memberikan hasil investasi yang bagus / GOOD atau buruk / BAD ?

“apakah harga saham AUTO akan mampu naik cukup tinggi dari harga sahamnya saat ini ?.” [Catatan : saat review saham AUTO ini ditulis, harga sahamnya berada di kisaran 1,435/share].

Let’s see the market ! [Catatan : selengkapnya hanya ada di Ebook Kuartalan bullrecommend.com].

setelah tahu beberapa poin signifikan mengenai saham AUTO seperti yang telah di uraikan di atas, apakah saham AUTO menarik untuk di akumulasi BELI ?.

(Jawaban atas semua hasil analisis pertanyaan ini telah Kami publish via Telegram BullRecommend LS).

Kenapa analisis dalam kaidah value investing ini penting ?. Karena hal ini menjadi acuan utama atas keputusan penting dalam membeli suatu saham.

Jika nanti harga suatu saham yang telah memenuhi kriteria saham Value Investing (pada Harga BELI tertentu) ini nantinya mungkin terjadi retracement atau penurunan tajam, sebagai value investor hal ini di pandang sebagai bentuk moment “Salah Harga” dan tentu nya dapat dilakukan kesempatan untuk melakukan aksi BELI dan bukan hanya BINGUNG, GALAU ataupun PANIK mengikuti kata pelaku pasar yang tidak memiliki “acuan hasil analisis komprehensif” dalam pengambilan keputusan untuk BELI suatu saham yang memang MENARIK.

( Hanya ada di Telegram BullRecommend LS, Let’s JOIN Us ! – value investing indonesia BullRecommend )

Share hasil analisis beberapa saham terbaik(Sesuai kaidah Value Investing) di website BLS baru Kami lakukan terbatas. Hal ini untuk menjaga Ekslusivitas Anggota/Member BulRecommend LS.

Jika Anda cocok dengan Value Investing ala BullRecommend dan ingin mendapatkan hasil analisis BullRecommend LS lebih lengkap seperti di atas untuk saham – saham berpotensi lainnya, silahkan JOIN dengan BullRecommend LS. Klik REGISTRASI —> (di sini)

Anda akan mendapatkan berbagai fasilitas berikut, Klik —> (di sini)

Apakah Anda cocok dengan Value Investing BLS ?. Klik —> (di sini)

Apa itu Value Investing BullRecommend ?. Klik —> (di sini)

Profil dari BullRecommend. Klik —> (di sini)

Value Investing Indonesia BullRecommend !

NB : Beberapa sumber (Berita Terkait) diolah dari berbagai media

(Visited 1,305 times, 1 visits today)

Comments are closed.