Dukungan Kinerja Anak Usaha Indika Energy : Tripatra, Petrosea, Entitas Asosiasi Membuat Valuasi INDY Terdiskon :: Bagaimana INDY selanjutnya (2017) ?

Fundamental Recovery Mulai 2016 PLUS Akuisisi serta Perpanjangan Kontrak GSA : Stimulus di 2017 Bagi MEDC ?
July 17, 2017
Dibalik hubungan BNGA dengan sektor Properti dan Infrastruktur :: BNGA “take off” bersama 2 sektor tersebut (2017) ??
August 17, 2017

Dukungan Kinerja Anak Usaha Indika Energy : Tripatra, Petrosea, Entitas Asosiasi Membuat Valuasi INDY Terdiskon :: Bagaimana INDY selanjutnya (2017) ?

Beberapa dukungan dari hasil kinerja anak perusahaan Indika Energy (INDY) semakin membuat valuasi nya semakin terdiskon hingga 250% ?. Mulai dari Petrosea (PTRO), Tripatra, Entitas Asosiasi serta tidak sedikit proyek besar (Ex : Proyek Train III Tangguh US$ 2,4 M) dan juga proyek besar lainnya.

Menariknya di saat Crude Oil masih berada di kisaran US$ 45 Pbr – US$ 55 Pbr (2017 Mid. Year), kinerja INDY recovery “Similar” dengan kinerja nya tahun 2012 saat Crude Oil berada di kisaran US$ 80 Pbr – US$ 105 Pbr.

Apakah harga saham INDY sanggup mencapai ke >1000/share ?.

_

_

Perlu Anda ketahui bahwa saham INDY ini telah diberikan Reminder / Disclousure Akumulasi BELI/HOLD secara bertahap di harga <770/share lebih dulu via Telegram BullRecommend LS sejak terbitnya hasil analisis INDY oleh BullRecommend (Mei 2017).

_

Hasil analisis saham INDY ini di publish via Website BullRecommend Mei 2017. Tentunya telah di publish lebih dulu via Telegram BullRecommend LS ! secara RealTime.

_

Berikut adalah ScreenShoot hasil analisis (sesuai kaidah value investing) saham INDY. Saat harga saham INDY masih di kisaran harga <770/share (Mei 2017) via Telegram BullRecommend LS (Beberapa hal sengaja di blur untuk menjaga ekslusivitas Anggota/member BullRecommend LS) –> Khusus Anggota / Member BLS :

_

_

(Analisis komprehensif diberikan untuk semua saham pilihan BullRecommend)

(Analisis komprehensif saham INDY ; 21 halaman – value investing indonesia BullRecommend)

_

Berikut adalah ScreenShoot Reminder / Disclousure Akumulasi BELI secara bertahap di harga <770/share pada Tanggal 17 Mei 2017, 26 Mei 2017 dan 07 Juli 2017 (Setiap saat harga saham INDY di bawah harga 770/share) via Telegram BullRecommend LS (Beberapa hal sengaja di blur untuk menjaga ekslusivitas Anggota/member BullRecommend LS) –> Khusus Anggota / Member BLS :

_

  • Screenshot akumulasi beli saham INDY (17 Mei 2017 ; 755/share)

_

  • Screenshot akumulasi beli saham INDY (26 Mei 2017 ; 760/share)

_

  • Screenshot akumulasi beli saham INDY (07 Juli 2017 ; 755/share)

_

Berikut adalah ScreenShoot Disclousure JUAL / Taking Profit saham INDY di harga 900/share pada Tanggal 24 Juli 2017 ( BLS melakukan Taking Profit cukup banyak dari hasil Akumulasi BELI secara bertahap sebelumnya ; Taking Profit sebesar 50% atau separuh dari total keseluruhan saham INDY yang telah di BELI ; Keputusan JUAL sesuai PLAN BullRecommend – Tidak Panic Buying / Selling !  ) via Telegram BullRecommend LS (Beberapa hal sengaja di blur untuk menjaga ekslusivitas Anggota/member BullRecommend LS) –> Khusus Anggota / Member BLS :

_

_

Gambaran / Alur PLAN untuk saham INDY yang telah dilakukan BullRecommend : (Bagaimana selanjutnya ?, Hanya di BullRecommend Limited Seat !

_

_

 

_

PT Indika Energy Tbk (INDY) didirikan tahun 2000, kini menjadi salah satu perusahaan energi terintegrasi yang terkemuka di Indonesia. Portofolio bisnis Perusahaan mencakup sektor sumber daya energi, jasa energi, dan infrastruktur energi. Dengan portofolio usaha yang dimiliki, Perusahaan mampu menyediakan produk dan layanan yang saling melengkapi baik untuk pelanggan domestik maupun internasional, serta memungkinkan Perusahaan memanfaatkan peluang-peluang.

INDY –> Saat ini BullRecommend sedang gencar melakukan akumulasi saham tersebut di harga <760/share. Saham ini menarik bagi Kami.

Semenarik apa saham ini? Bagaimana potensinya?. Tetap selalu perhatikan Updated Telegram BullRecommend LS bersama Anda.

INDY ini juga terkait dengan PTRO ( PT. Petrosea Tbk. ), diharapkan sebelum membaca hasil analisis value investing saham INDY maka idealnya Anda telah membaca hasil analisis saham PTRO (disini) .

Dalam kaidah value investing, selain fundamental perusahaan yang bagus,”Jaminan” dari saham perusahaan yang akan di BELI juga harus ada. “Jaminan eksternal maupun internal”.

Bagaimana dengan fundamental INDY ?. Berikut akan digunakan LK kuartal 1 tahun 2017 untuk melihat bagaimana kinerja fundamental INDY di awal tahun 2017 dan compare secara (YOY). Menarik kah?

_

( Value Investing Indonesia BullRecommend – INDY)

_

Dari LK INDY kuartal 1 tahun 2017, Dapat dilihat bahwa adanya peningkatan Laba Komprehensif Periode Berjalan sebesar 333% (YOY) —> Kenaikan ini bisa dikatakan sangat signifikan jika melihat kinerja INDY sejak tahun 2013 s.d 2016 akhir.

Lalu, Apakah kenaikan signifikan tersebut benar – benar menarik? Terutama bagi Value Investor, Apakah kinerja INDY yang Laba Komprehensif nya melejit ini memang menarik?.

Bisa dilihat bahwa kontribusi dari kenaikan laba komprehensif yang tinggi juga di sumbang dari pos Selisih keuntungan kurs karena penjabaran LK yang naik sebesar 172% (YOY). Tentu saja kenaikan yang di sumbang dari pos ini bukan hal yang menarik karena sifatnya lebih ke “untung – untungan” saja.

Apakah kinerja INDY yang membaik ini benar hanya karena faktor “untung – untungan” saja?.

Untuk tahu hal tersebut perlu analisis lanjut lebih detail lagi.

Lanjut pada pos laba rugi sebelum pajak yang naik sangat signifikan sebesar 293% (YOY).

Dan kenaikan signifikan tersebut lebih banyak di kontribusi dari pos Bagian Laba Bersih Entitas Asosiasi yang naik sebesar 112% (YOY) yang artinya ini cukup bagus karena hal tersebut bukan merupakan hasil kinerja yang “untung – untungan” saja.

Pos entitas asosiasi yang naik tersebut adalah hasil kinerja terbaik dari Kideco Jaya Agung yang naik sebesar 148% (YOY), selain itu juga ada Cirebon Electric Power, Cirebon Power Service, SBS, CTA dan CEPR.

Kemudian yang terpenting adalah bagaimana dengan kinerja INDY jika dilihat dari lini bisnis utama nya?.

Terlihat bahwa laba kotor INDY naik cukup tinggi sebesar 35% (YOY). Dan lebih bagus nya lagi bahwa kenaikan laba tersebut di dukung oleh kenaikan pendapatan INDY yang naik sebesar 14% (YOY). Meskipun kenaikan pendapatan INDY tidak terlalu signifikan namun hal ini sudah cukup baik untuk mengkonfirmasi bahwa kenaikan kinerja INDY juga merupakan hasil dari kegiatan bisnis utama INDY.

Menariknya lagi bahwa pos Lain – lain bersih (Yang pada tahun 2016 berkontribusi memberikan kenaikan laba sebelum pajak signifikan tinggi) pada kuartal 1 tahun 2017 ini turun tajam sebesar 99% (YOY), dimana meski begitu laba rugi sebelum pajak masih menorehkan kenaikan sebesar 293% (YOY). Ini merupakan signal yang sangat bagus bagi kinerja INDY.

Kesimpulan dari hasil analisis LK Kuartal 1 ; tahun 2017, INDY memiliki kinerja fundamental yang mulai membaik atau bisa dikatakan bangkit dari keterpurukan di tahun sebelum – sebelumnya.

Analisis fundamental untuk saham INDY tidak cukup pada LK Kuartal 1 ; Tahun 2017.

Selanjutnya perlu dilihat bagaimana kinerja INDY kedepannya dengan melihat historis (5 years) kebelakang.

_

_

Perhatikan bahwa kinerja INDY dilihat dari EPS nya dalam kurun waktu 2014 s.d 2016 mengalami penurunan tajam secara masif.

Penurunan tersebut semakin tinggi dari :

Tahun 2014 ke 2015 turun sebesar 62% (YOY).

Tahun 2015 ke 2016 lanjut turun sebesar 51% (YOY).

Namun, letak menariknya adalah bahwa kinerja INDY sangat jelas terlihat membaik bahkan jauh lebih baik dengan menunjukkan kenaikan EPS di tahun 2016 (full year) ke tahun 2017 (1Q17) sebesar 230% !!

Awal kenaikan kinerja INDY di tahun 2017 ini bukan tanpa alasan. Salah satu nya adalah proyek yang telah, sedang dan akan dikerjakan INDY. Selain itu juga membaiknya harga komoditas beserta migas.

Selanjutnya, berikut :

_

_

Pada hasil fundamental tahunan mulai tahun 2012 s.d 2017.

Terlihat tingkat DER dari saham INDY tidak begitu ada perubahan signifikan, hanya mengalami kenaikan >7% dalam kurun waktu 5 tahun.

Hal tersebut sebenarnya tidak terlalu berarti apa – apa jika dilihat dari segi perubahannya.

Artinya INDY masih memiliki tingkat Hutang yang hampir sama jika dibandingkan dengan modal atau ekuitasnya selama kurun waktu 5 tahun terakhir.

Selanjutnya, bagaimana dengan margin laba bersih nya?. Berikut :

_

_

Disinilah kunci menarik dari saham INDY dan kenapa BullRecommend gencar melakukan akumulasi BELI secara masif.

Dari fundamental NPM (Net Profit Margin) selama 5 tahun terakhir atau mulai tahun 2012 s.d tahun 2017. Terlihat bahwa NPM dari INDY naik tidak terlalu signifikan jika dilihat dari tahun 2012 ke tahun 2017.

Namun, perhatikan bahwa kenaikan NPM di mulai pertengahan atau akhir 2016 (awal kuartal 1 ; tahun 2017) kenaikan NPM nya sangat signifikan sebesar >200% (QOQ – YOY).

Kenaikan NPM yang tinggi yang tercatat di kuartal 1 ; tahun 2017 ini membuat kinerja INDY (dari segi NPM) langsung setara dengan kinerja tahun 2012 saat harga saham INDY berada pada kisaran 2700/share !! dan perlu di garis bawahi bahwa saat tahun 2012 tersebut Crude Oil berada pada kisaran harga US$80 s.d US$105 Pbr.

Jika jelih dan detail dalam menganalisisnya, jelas bahwa dimana saat ini (Mei 2017) kinerja INDY (Segi NPM dan DER) bisa dikatakan setara dengan kinerja INDY di tahun 2012 lalu.

Padahal, harga Crude Oil ataupun migas masih jauh dibawah harga crude oil tahun 2012 lalu. Perlu dicatat bahwa harga Crude Oil saat ini (Mei 2017) berada pada kisaran US$45 s.d US$55 Pbr atau >50% di bawah harga Crude Oil tahun 2012 ( NB : saham INDY cukup sensitif dengan harga komoditas energi atau pun migas).

Artinya juga bahwa harga saham INDY saat ini (Closed Price 27 Mei 2017) di 765/share masih sangat TERDISKON >250% (5 years Compare).

INDY menunjukkan kinerjanya yang semakin membaik meskipun harga komoditi maupun Crude Oil belum sampai di atas US$90 Pbr. Bagaimana jika nanti harga Crude Oil menembus setidaknya >US$55 Pbr ?. Tentu jawabannya akan sangat MENARIK bagi pemilik/Investor di saham INDY.

Sebagai catatan bahwa di tahun 2013 awal hingga 2016 kinerja INDY masih terseok – seok namun manajemen cukup kredibel dan survive dalam menangani hutang serta melakukan efisiensi biaya semaksimal mungkin.

_

_

_

Dari Crude Oil dan Harga saham INDY.

Terlihat pola – pola kenaikan atau pun penurunan dalam kurun waktu >5 tahun yang bisa di lakukan perolehan informasi betapa terkait nya ke dua harga tersebut.

Perlu diketahui bahwa anak perusahaan INDY seperti PTRO (memiliki asosiasi Triparta) dan beberapa anak perusahaan yang lainnya. Lini bisnis nya bergerak pada sektor energi atau migas.

Untuk itu selain fundamental yang MENARIK. Dalam kaidah value investing diperlukan kecukupan “Jaminan” dari suatu saham.

Lalu apakah “Jaminan” yang diberikan saham INDY di saat kinerja fundamentalnya sedang membaik?.

_

  

_

Perlu diketahui bahwa INDY memiliki presentase dan hak suara sebesar 20% atas Cirebon Electric Power (Investasi pada entitas asosiasi).

_

  

_

INDY —> Ikut dalam konsorsium sejumlah perusahaan multinasional. Hal ini tidak bisa di pandang remeh.

_

  

_

Tantangan yang dikatakan bisa menghambat atau berpikir 2x untuk mensukseskan proyek PLTU adalah masalah lingkungan akibat batubara.

Sebenarnya saat ini bagi banyak industri, tantangan terberat nya adalah efisiensi biaya khususnya dalam menjalankan mesin – mesin di pabrik.

Jika tenaga yang sumbernya dari batubara di tiadakan sama sekali. Hal tersebut tentu tidak ideal. Karena sumber biaya yang menggunakan tenaga dari solar ataupun energi lainnya masih lebih mahal ketimbang menggunakan batubara.

Hal tersebut atau pengakuan tersebut Saya(ian – Founder BullRecommend) dengar sendiri dari beberapa manajer keuangan perusahaan yang mengungkapkan (beberapa Saya sempat melihat LK nya) bahwa sumber batubara sebagai energi adalah keputusan yang ideal sampai dengan saat ini.

Apalagi teknologi yang bisa membuat batubara lebih ramah lingkungan sudah mulai dikembangkan dan digunakan (juga di Indonesia).

Selanjutnya :

_

_

 

_

 

_

Jelas bahwa INDY memberikan “Jaminan” berupa proyek besar yang telah dan akan dikerjakan.

Melihat beberapa proyek besar melalui anak perusahaan maupun via konsorsium serta entitas asosiasi menunjukkan manajemen INDY tidak bisa di pandang sebelah mata dalam meraih potensi proyek besar kedepannya.

Pembangunan fasilitas onshore LNG merupakan salah satu proyek yang potensi memberikan kontribusi peningkatan laba dari anak perusahaan INDY.

Tentu dengan membaiknya harga crude oil dan komoditas energi potensi INDY dalam meraih kontrak proyek – proyek besar akan tinggal menunggu waktu saja.

Saat ini beberapa anak perusahaan INDY seperti PTRO juga telah terbukti berkinerja bagus dengan kontrak proyek yang mulai atau beberapa telah didapatkan. Anda bisa membaca hasil analisis saham PTRO (disini) .

Lalu, bagaimana sebagai value investor melihat kinerja dan prospek INDY yang MENARIK ini dan tentu pada harga saham yang masih Lowest? Apakah tunggu harga sahamnya naik dulu baru BELI?.

Melihat harga saham INDY yang ideal nya memang sudah di titik paling Lowest maka tentu hal ini bisa segera di manfaatkan untuk akumulasi BELI/HOLD.

(Hasil analisis saham INDY ini telah terbit (Mei 2017) lebih dulu secara RealTime via Telegram BullRecommend LS khusus untuk Anggota/Member BLS Saat harga saham INDY di market masih di kisaran harga <770/lbr saham)

Lalu, bagaimana dengan pola charting TrendFollower NOT SwingTrading nya?.

Tentu ini yang paling di tunggu – tunggu. (Charting TrendFollower NOT SwingTrading saham INDY ini telah di publish/terbit lebih dulu via Telegram BullRecommend LS bersamaan dengan hasil analisis lengkapnya).

Charting TNS(TrendFollower NOT SwingTrading) di bawah ini sengaja di blur untuk menjaga ekslusivitas Anggota/member BullRecommend LS.

_

_

Dari hasil analisis saham INDY, Akhirnya sampai pada suatu kesimpulan yang tentu berujung jawaban dari suatu pertanyaan, Apakah saham INDY masih menarik untuk di akumulasi BELI ?

Apakah Anggota/Members BLS telah JUAL saham INDY ini setelah harga sahamnya naik (Sejak di berikan Reminder / Disclousure nya via Telegram BullRecommend LS untuk melakukan Akumulasi BELI/HOLD saat harga saham INDY masih di kisaran <770/share) ?.

(Jawaban atas semua hasil analisis pertanyaan ini telah Kami publish via Telegram BullRecommend LS).

_

Kenapa analisis dalam kaidah value investing ini penting?. Karena hal ini menjadi acuan utama atas keputusan penting dalam membeli suatu saham.

Jika nanti harga suatu saham yang telah memenuhi kriteria saham Value Investing (pada Harga BELI tertentu) ini nantinya mungkin terjadi retracement atau penurunan tajam, sebagai value investor hal ini di pandang sebagai bentuk moment “Salah Harga” dan tentu nya dapat dilakukan kesempatan untuk melakukan aksi BELI dan bukan hanya BINGUNG, GALAU ataupun PANIK mengikuti kata pelaku pasar yang tidak memiliki “acuan hasil analisis komprehensif” dalam pengambilan keputusan untuk BELI suatu saham yang memang MENARIK.

( Hanya ada di Telegram BullRecommend LS, Let’s JOIN Us ! – value investing indonesia BullRecommend )

 

Disclousure : Hasil analisis saham INDY ini telah terbit (Mei 2017) lebih dulu secara RealTime via Telegram BullRecommend LS khusus untuk Anggota/Member BLS Saat harga saham INDY di market masih di kisaran harga <770/lbr saham.

_

Hasil analisis saham INDY ini di publish via Website BullRecommend pada hari Sabtu, tanggal 05 Agustus 2017 (Saat INDY Closed Price di harga 870/share).

_

Share hasil analisis beberapa saham terbaik(Sesuai kaidah Value Investing) di website BLS baru Kami lakukan terbatas. Hal ini untuk menjaga Ekslusivitas Anggota/Member BulRecommend LS.

Jika Anda cocok dengan Value Investing ala BullRecommend dan ingin mendapatkan hasil analisis BullRecommend LS lebih lengkap seperti di atas untuk saham – saham berpotensi lainnya, silahkan JOIN dengan BullRecommend LS. Klik REGISTRASI —> (di sini)

Anda akan mendapatkan berbagai fasilitas berikut, Klik —> (di sini)

Beberapa Charting TrendFollower NOT SwingTrading bisa Anda lihat disini : Klik —> (di sini)

Apakah Anda cocok dengan Value Investing BLS ?. Klik —> (di sini)

Apa itu Value Investing BullRecommend ?. Klik —> (di sini)

Profil dari BullRecommend. Klik —> (di sini)

Value Investing Indonesia BullRecommend !

NB : Beberapa sumber(Berita Terkait) diolah dari berbagai media.

 

(Visited 3,867 times, 4 visits today)

Comments are closed.