Holcim Indonesia : UnderValue, Brand, Market Share and Experience, Nothing To Lose mempunyai saham SMCB ? :: Good or Bad ?

Asia Pacific Fibers : Menariknya Bisnis Industri Kimia dan Serat Sintetis di Tengah Dorongan Revitalisasi Industri Tekstil ? :: Saham POLY Menarik (2018) ?
June 30, 2018
Recruitment : We’re Hiring! Value Investing – Assistant & Value Investing – Junior Partner !
July 11, 2018
Show all

Holcim Indonesia : UnderValue, Brand, Market Share and Experience, Nothing To Lose mempunyai saham SMCB ? :: Good or Bad ?

Good or Bad saham SMCB ? : Mulai dari valuasi yang telah UnderValue, memiliki merk atau Brand besar hingga pengalaman dan pangsa pasar yang membuat SMCB menjadi bagian dari perusahaan bisnis semen terbesar di dunia,maka Apakah saat ini merupakan peluang menarik untuk memiliki saham SMCB ?

 

 

[ Jika Anda sering berkunjung ke situs bullrecommend.com, pasti Anda ingat beberapa waktu lalu bahkan hinggamenjelang semester satu tahun 2018 Penulis sempat memberikan potensi dari menariknya saham – saham pilihan yang akhirnya melejit (sebelum harga sahamnya retracement ekstrem akibat panic selling effect pada bulan Juli tahun 2018 ini) tinggi seperti saham INKP yang bisa Anda baca [ disini ], saham ERAA yang bisa Anda baca [ disini ], saham WOOD yang bisa Anda baca [ disini ], saham KOBX yang bisa Anda baca [ disini ], saham IMAS yang bisa Anda baca [ disini ]serta beberapa saham lainnya. Menariknya kali ini Penulis akan memberikan artikel terkait analisis saham SMCB di bawah ini jadi silahkan baca hingga tuntas. Jika Anda ingin baca artikel saham – saham pilihan bullrecommend.com lainnya bisa Anda baca (disini) ]

[ sebelum Anda membaca artikel soal analisis saham SMCB maka penulis menyarankan alangkah lebih baik lagi Anda membaca (artikel ini) untuk lebih memahami pentingnya mindset value investing setelah hasil analisis itu sendiri ]

Hasil analisis [terbatas] saham SMCB ini di publish via Website BullRecommend Juli 2018. Tentunya Ebook Review analisis saham SMCB telah di publish lebih dulu secara RealTime via email.

SMCB atau PT. Holcim Indonesia Tbk. adalah perusahaan penyedia layanan dan bahan bangunan berbasis semen yang kegiatan usahanya berlangsung di dua negara, Indonesia dan Malaysia. Perusahaan memasok produk untuk memenuhi kebutuhan pelanggan domestik maupun pasar ekspor. Bisnis utama Holcim Indonesia adalah semen dimana Holcim Indonesia memiliki produksi tahunan sekitar 15 juta ton klinker dan semen yang merupakan kombinasi dari semen berkualitas tinggi dalam berbagai sak dan curah.

Ada 2 poin signifikan yang menjadi pertimbangan dalam melihat “nilai” dari saham SMCB setidaknya hingga saat ini, yaitu :

  •  [point 1] Memiliki valuasi yang telah cukup murah atau UnderValue [Baca : Anda bisa memiliki bisnis yang tidak bisa dipandang sepele dengan mengeluarkan “biaya” atau nilai investasi yang murah jika mulai meng-akumulasi sahamnya saat ini].

SMCB atau PT. Holcim Indonesia Tbk. memiliki valuasi MURAH dengan PER < 10x dan PBV 0,75x atau < 1x [Catatan : saat artikel analisis saham SMCB ini di tulis], menariknya valuasi saham SMCB ini menjadi saham sektor semen atau industri dasar / kimia dengan valuasi termurah saat ini atau setidaknya hingga menjelang semeter pertama tahun 2018 ini [Catatan : setelah di lakukan comparasion dengan beberapa saham sektor bisnis semen TDPM, INTP, SMGR dan SMBR]. Meski perlu di pahami bahwa valuasi MURAH pada saham SMCB saat ini bisa dikatakan wajar terjadi karena kinerja SMCB yang belum cukup bagus. But, ada peluang disini ! [Catatan : lanjutkan dengan membaca poin berikutnya terkait BRAND atau Intangible Asset].

  •  [point 2] Memiliki Intangible Asset yang bisa dikatakan masih akan menarik atau menarik hingga setidaknya saat ini [Catatan : Brand / merk, Formula Produksi, Pangsa Pasar dan sebagainya].

SMCB atau PT. Holcim Indonesia Tbk. merupakan perusahaan bisnis utama semen yang memiliki Intangible Asset kuat pada BRAND atau merk serta pangsa pasar dan pengalamannya selama lebih dari 100 tahun ! [Catatan : di dukung gabungan pengalaman dari Lafarge]. So, jika di dunia ini perusahaan bisnis semen dikumpulkan maka setidaknya perusahaan SMCB[Baca : A member of Lafarge Holcim] masih menjadi bagian dari perusahaan semen yang terbesar ke 2 dan ke 3 di dunia ! . Yups, hal tersebut dikarenakan perusahaan Lafarge memiliki kapasitas produksi terbesar ke 2 di dunia setelah perusahaan asal Tiongkok , China’s Anhui Conh.

Bergabungnya atau merger nya Lafarge dengan Holcim menjadikan perusahaan ini sebagai perusahaan bisnis semen terbesar di dunia !

Holcim didirikan tahun 1912 dengan basis produksi di 70 negara dan target pasar menjangkau negara di setiap benua. Sementara, Lafarage lahir tahun 1833 sebagai perusahaan batu kapur dengan basis produksi di 64 negara.

So, jika saat ini memperoleh saham SMCB dengan peluang valuasi yang bisa dikatakan telah UnderValue maka hal tersebut bukan merupakan keputusan yang asal “main – main” tanpa pengukuran dan pertimbangan komprehensif. But, Let’s see

Penulis masih memberikan review atau penjabaran cukup terbatas terkait saham SMCB ini, mengingat Penulis masih perlu memperhatikan perkembangan saham ini di kuartal – kuartal selanjutnya.

Perkembangan aksi korporasi atau hasil terbaru di awal tahun 2018 hingga menjelang semester pertama tahun 2018 dan menarik yang masih terus dilakukan oleh SMCB di antaranya ialah :

  1. Upaya Efisiensi Biaya tengah mulai [Baca : pertengahan tahun 2018] dilakukan SMCB dengan beberapa bentuk aksi korporasi yang mana beberapa diantaranya ialah menambah jumlah toko ritel untuk memacu jumlah penjualan dalam segmen ritel dan juga B2B [Baca : Business to Business] serta rencana pembangunan gudang senilai kurang lebih IDR 100 miliar sebagai bentuk respon kehadiran terminal semen baru di kota Palembang. (catatan : tentu saja beberapa rencana atau PLAN tersebut harus dipastikan dengan menunggu kabar via RUPS/RUPSLB nantinya oleh SMCB).
  2. SMCB akan lebih fokus pada peningkatan bisnis agregat dan jasa konstruksi, hal tersebut dilakukan sebagai upaya peningkatan respon positif masih besarnya peluang realisasi peningkatan proyek infrastruktur pemerintah yaitu bandara, jalan tol dan pengembangan pelabuhan.

Sebagai catatan penting yang perlu Penulis sampaikan adalah masih melemahnya kinerja SMCB dan / atau sektor industri semen lainnya dikarenakan masih tingginya harga komoditas batubara, tekanan harga jual akibat peningkatan persaingan industri semen serta kelebihan pasokan semen yang masih terjadi.

So, khusus untuk saham SMCB ini, para Pembaca bisa kembali membaca poin – poin di atas atau di awal yang sebelumnya Penulis sampaikan dimana mengenai Laporan Keuangan di kuartal terbarunya saat ini belum menunjukkan atau mencerminkan Recovery Fundamental dan beberapa poin lainnya.

Singkatnya, Penulis masih harus memberikan “kesempatan” adanya perkembangan untuk kinerja saham SMCB di kuartal selanjutnya hingga nantinya Penulis bisa lakukan disclousure review nya.

So, pertimbangkan baik – baik. Harusnya sepadan dengan kinerja dan valuasinya [Baca : UnderValue] saat ini yang artinya tetap saja Nothing To Lose untuk memiliki saham SMCB saat ini. Namun, apakah nantinya saham SMCB akan menjadi saham yang dapat memberikan hasil investasi yang bagus / GOOD atau buruk / BAD ? dan apakah harga saham SMCB akan mampu naik cukup tinggi dari harganya saat ini ?, Let’s see the market !


 

Apakah SMCB masih menarik jika dan hanya jika LafargeHolcim [Catatan : Perusahaan asal SWISS yang memegang kendali penuh atas PT. Holcim Indonesia Tbk. melalui anak usaha nya Holdervin B.V.]  melepas unit usahanya yaitu SMCB atau PT. Holcim Indonesia Tbk. ???” . Hanya di Ebook Kuartalan bullrecommend.com akan di review saham – saham pilihan !


 

Selebihnya tunggu LK kuartal selanjutnya untuk melihat ada atau belum adanya recovery fundamental pada saham SMCB dan bagaimana hasil review analisis saham SMCB.

So, setelah tahu beberapa poin signifikan mengenai saham SMCB seperti yang telah di uraikan di atas, Apakah saham SMCB menarik untuk di akumulasi BELI ?.

(Jawaban atas semua hasil analisis pertanyaan ini telah Kami publish via Telegram BullRecommend LS).

Kenapa analisis dalam kaidah value investing ini penting ?. Karena hal ini menjadi acuan utama atas keputusan penting dalam membeli suatu saham.

Jika nanti harga suatu saham yang telah memenuhi kriteria saham Value Investing (pada Harga BELI tertentu) ini nantinya mungkin terjadi retracement atau penurunan tajam, sebagai value investor hal ini di pandang sebagai bentuk moment “Salah Harga” dan tentu nya dapat dilakukan kesempatan untuk melakukan aksi BELI dan bukan hanya BINGUNG, GALAU ataupun PANIK mengikuti kata pelaku pasar yang tidak memiliki “acuan hasil analisis komprehensif” dalam pengambilan keputusan untuk BELI suatu saham yang memang MENARIK.

( Hanya ada di Telegram BullRecommend LS, Let’s JOIN Us ! – value investing indonesia BullRecommend )

Share hasil analisis beberapa saham terbaik(Sesuai kaidah Value Investing) di website BLS baru Kami lakukan terbatas. Hal ini untuk menjaga Ekslusivitas Anggota/Member BulRecommend LS.

Jika Anda cocok dengan Value Investing ala BullRecommend dan ingin mendapatkan hasil analisis BullRecommend LS lebih lengkap seperti di atas untuk saham – saham berpotensi lainnya, silahkan JOIN dengan BullRecommend LS. Klik REGISTRASI —> (di sini)

Anda akan mendapatkan berbagai fasilitas berikut, Klik —> (di sini)

Beberapa Charting TrendFollower NOT SwingTrading bisa Anda lihat disini : Klik —> (di sini)

Apakah Anda cocok dengan Value Investing BLS ?. Klik —> (di sini)

Apa itu Value Investing BullRecommend ?. Klik —> (di sini)

Profil dari BullRecommend. Klik —> (di sini)

Value Investing Indonesia BullRecommend !

NB : Beberapa sumber(Berita Terkait) diolah dari berbagai media

 

 

(Visited 2,609 times, 21 visits today)

Comments are closed.