Kobexindo Tractors : Menariknya Bisnis Alat Berat Terkait Pertambangan, Perkebunan, Infrastruktur Hingga Properti di Tengah Meningkatnya Harga Komoditas & Gencarnya Program Pembangunan :: Bagaimana KOBX Selanjutnya (2018) ?

Integra Indocabinet :: Tema Instagramable Era Internet Of Things di Coffe Shop, Hospitality Site & Theme Park Meningkatkan Daya Tarik Furniture : Bagaimana WOOD Selanjutnya (2018) ?
April 27, 2018
Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartal I 2018
April 30, 2018
Show all

Kobexindo Tractors : Menariknya Bisnis Alat Berat Terkait Pertambangan, Perkebunan, Infrastruktur Hingga Properti di Tengah Meningkatnya Harga Komoditas & Gencarnya Program Pembangunan :: Bagaimana KOBX Selanjutnya (2018) ?

Menariknya saham KOBX : Mulai dari kinerja KOBX yang mulai menunjukkan fundamental recovery di saat valuasi nya masih cukup MURAH, masih tingginya kebutuhan alat berat guna pendukung pertambangan [Catatan : selama harga batubara dan logam masih cukup tinggi atau menarik], perkebunan [Catatan : selama harga CPO juga tinggi dan stabil] dan program pembangunan infrastruktur setidaknya hingga 2019 atau lebih hingga properti. maka Apakah saat ini merupakan peluang menarik untuk memiliki saham KOBX ?

Apakah harga saham KOBX sanggup mencapai ke >300/share ?.

[ Jika Anda sering berkunjung ke situs bullrecommend.com, pasti Anda ingat beberapa waktu lalu atau menjelang akhir tahun 2017 bahkan awal – awal tahun 2018 Penulis sempat memberikan potensi dari menariknya saham – saham pilihan yang akhirnya melejit tinggi seperti saham INKP yang bisa Anda baca [ disini ], saham ERAA yang bisa Anda baca [ disini ] serta beberapa saham lainnya. Menariknya kali ini Penulis akan memberikan artikel terkait analisis saham KOBX di bawah ini jadi silahkan baca hingga tuntas. Jika Anda ingin baca artikel saham – saham pilihan bullrecommend.com lainnya bisa Anda baca (disini) ]

[ sebelum Anda membaca artikel soal analisis saham KOBX maka penulis menyarankan alangkah lebih baik lagi Anda membaca (artikel ini) untuk lebih memahami pentingnya mindset value investing setelah hasil analisis itu sendiri ]

Perlu Anda ketahui bahwa saham KOBX ini telah diberikan Reminder / Disclousure Akumulasi BELI/HOLD secara bertahap selama di harga <121/share lebih dulu via Telegram BullRecommend LS sejak menjelang akhir tahun 2017 hingga awal – awal tahun 2018 oleh BullRecommend.

Hasil analisis [terbatas] saham KOBX ini di publish via Website BullRecommend April 2018. Tentunya Ebook Review analisis [PERDANA / di tahun 2017 lalu] saham KOBX telah di publish lebih dulu secara RealTime via email (sejak harga saham KOBX berada di harga layak akumulasi).

Berikut adalah ScreenShoot Reminder Akumulasi BELI {bertahap / selama} di harga <121/share pada Tanggal 02 Januari 2018 dan / atau hingga 20 Maret 2018 (Setiap / selama harga saham KOBX di harga layak akumulasi) via Telegram BullRecommend LS (Beberapa hal sengaja di blur untuk menjaga ekslusivitas Anggota/member BullRecommend LS) –> Khusus Anggota / Member BLS :

                           

Berikut adalah ScreenShoot Reminder / Disclousure Akumulasi BELI saham KOBX secara bertahap via Telegram BullRecommend LS (Beberapa hal sengaja di blur untuk menjaga ekslusivitas Anggota/member BullRecommend LS) –> Khusus Anggota / Member BLS :

[ Screenshot akumulasi beli saham KOBX (18 Agustus 2017 ; 116/share) ]

Berikut adalah ScreenShoot Disclousure JUAL / Taking Profit saham KOBX di harga 302/share pada Tanggal 26 April 2018 atau PROFIT sebesar 160% ! ( BLS melakukan Taking Profit cukup banyak dari hasil Akumulasi BELI secara bertahap sebelumnya ; saham KOBX di JUAL 50% nya atau separuh dari total keseluruhan saham KOBX yang telah di BELI ; Keputusan JUAL sesuai PLAN BullRecommend – Tidak Panic Buying / Selling ! ) via Telegram BullRecommend LS (Beberapa hal sengaja di blur untuk menjaga ekslusivitas Anggota/member BullRecommend LS) –> Khusus Anggota / Member BLS :

– Screenshot JUAL separuh saham KOBX ( 26 April 2018 ; di harga 302/share ; Taking Profit sebesar 160% ) –

Gambaran / Alur PLAN untuk saham KOBX yang telah dilakukan BullRecommend : (Bagaimana selanjutnya ?, Hanya di BullRecommend Limited Seat !

Berikut adalah ScreenShoot hasil review analisis Laporan Keuangan per kuartal [PERDANA] saham KOBX (2017) dan sebagian Ebook 4Q17/FY17 via Telegram BullRecommend LS (Beberapa hal sengaja di blur untuk menjaga ekslusivitas Anggota/member BullRecommend LS) –> Khusus Anggota / Member BLS :

               

– Ebook Kuartal terkait saham KOBX [PERDANA – 2017] terbit sejak harga saham KOBX dikisaran 110/share –

 

Berikut adalah review Penulis yang tertuang pada Ebook Kuartalan saham KOBX tahun 2017 [PERDANA] dan sebagian Ebook Kuartalan akhir tahun 2017 [Catatan : Anda bisa membacanya dibawah ini]

[Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartalan [PERDANA – tahun 2017] saham KOBX ini terbit sejak harga saham KOBX berada di harga layak akumulasi yaitu sejak harga <121/share]

[[harga layak akumulasi ter-update masih terbatas hanya untuk Anggota BLS]]

Kenapa harus pilih KOBX ?. Saat pertama kali KOBX ini diberikan remindernya via Telegram BullRecommend pada tanggal 21 Juli 2017, saham KOBX ini masih di kisaran harga 107/share s.d 111/share. Lalu apa menariknya saham KOBX ini sehingga masuk dalam daftar Ebook Review atas LK kuartal 2Q17/1H17 BullRecommend ? .

Harga saham KOBX saat Ebook Kuartalan [PERDANA – tahun 2017] ini ditulis berada dikisaran 110/share atau dibawah 121/share.

[ Okey, penulis akan melanjutkan isi review dari ebook kuartalan selanjutnya [Baca : Ebook Kuartalan 4Q17/FY17] dari saham KOBX untuk menjawab pertanyaan kenapa saham KOBX masih layak untuk masuk dalam daftar saham pilihan penulis atau http://bullrecommend.com/ ]

Jika melihat perkembangan harga komoditas energi , logam hingga migas yang terus stabil dalam trend kenaikannya setidaknya hingga review ini ditulis, serta harga hasil perkebunan seperti CPO [Baca : Crude Palm Oil] yang memiliki harga lebih bagus ketimbang 2 tahun lalu ditambah gencarnya proyek pembangunan infrastruktur dan properti yang tengah terus dilakukan pemerintah Indonesia saat ini hingga setidaknya 2019 nanti maka Penulis jadi kepikiran bahwa saham terkait bidang bisnis apa yang mendukung atau terdukung dari perbaikan harga – harga tersebut ?.

Maka jawabannya tidak lain adalah saham – saham terkait dibidang bisnis alat berat. Yups, tidak salah lagi yaitu bisnis alat berat. Okey, lalu saham perusahaan mana saja yang terkait dengan bidang bisnis alat berat yang sahamnya masih UnderValue namun memiliki kinerja yang bisa dikatakan menarik ?.

Setelah Penulis telusuri akhirnya Penulis menemukan saham KOBX atau saham perusahaan PT. Kobexindo Tractors Tbk. , Lalu apa menariknya saham KOBX ini mengingat ada juga beberapa saham – saham perusahaan terkait bisnis alat berat lainnya yang bisa saja juga menjadi pilihan ?. Let’s chek this out !

Penulis melihat ada 4 saham atau 4 perusahaan go publik yang bergerak di bidang bisnis alat berat yaitu adalah HEXA atau PT. Hexindo Adiperkasa Tbk., UNTR atau PT. United Tractors Tbk., INTA atau PT. Intraco Penta Tbk., dan yang terakhir adalah KOBX atau PT. Kobexindo Tractors Tbk. , Jadi dari ke 4 [Baca : empat] perusahaan tersebut akhirnya Penulis memilih satu saja untuk bisa di akumulasi sahamnya yaitu KOBX.

Kenapa KOBX ?.

Jawabannya adalah karena saham UNTR atau PT. United Tractors Tbk. meski kinerjanya bisa dikatakan “kinclong” hingga saat ini namun valuasi nya sudah melebihi harga wajarnya atau setidaknya sudah “FAIR”, karena memang idealnya saat yang tepat memiliki saham UNTR adalah saat beberapa tahun silam ketika harga saham UNTR ini masih dikisaran ratusan per lembar saham [Catatan : saat LKH memiliki UNTR di ratusan per lembar saham dan di HOLD hingga puluhan ribu per lembar saham]. So, jelas UNTR tidak atau belum lagi masuk saham pilihan Penulis saat ini.

Jawaban selanjutnya adalah karena saham INTA atau PT. Intraco Penta Tbk. kinerjanya tidak lebih baik ketimbang 3 perusahaan bidang bisnis alat berat lainnya [Catatan : yaitu KOBX, UNTR dan HEXA], dimana selain kinerjanya yang masih biasa – biasa saja bahkan lebih ke arah kurang menarik sama sekali juga ditambah dengan valuasinya yang bisa dikatakan mahal atau di atas harga wajarnya. So, jelas sekali tidak ada alasan untuk memilih saham INTA menjadi pilihan Penulis setidaknya untuk saat ini.

Jawaban terakhir adalah karena saham HEXA atau PT. Hexindo Adiperkasa Tbk. meski kinerjanya mulai cukup menarik namun valuasinya tidak jauh lebih murah ketimbang valuasi dari saham KOBX atau PT. Kobexindo Tractors Tbk. yang artinya tetap saja saham KOBX jelas lebih menarik dibandingkan HEXA dan 2 saham lainnya [Baca : INTA dan UNTR] namun meski begitu Penulis akhirnya menemukan saham alternatif lain jika nantinya valuasi saham KOBX sudah mulai mahal dan telah di atas harga atau valuasi layak akumulasi maka pilihan alternatif saham bidang bisnis alat berat yang masih sangat memungkinkan untuk dipilih adalah saham HEXA atau PT. Hexindo Adiperkasa Tbk. .

Yups, setelah melakukan perbandingan dari sisi valuasi dan kinerja maka tentu saja Penulis sebelumnya juga telah mempertimbangkan dari sisi aksi korporasi dari setiap saham pilihan dan hasilnya memang saham KOBX atau PT. Kobexindo Tractors Tbk. menjadi saham bidang bisnis alat berat pilihan Penulis via bullrecommend.com yang paling ideal untuk di akumulasi saat ini.

Okey, mungkin tidak semua pembaca langsung tahu apa itu KOBX dan bagaimana detail bisnisnya maka Penulis akan sedikit beri uraiannya dibawah ini sekaligus dengan menyertakan historis “cerita” perjalanan saham KOBX beberapa tahun sebelumnya [Catatan : beberapa bagian pernah Penulis bagikan di Ebook Kuartal sebelumnya]. Here we go !

PT. Kobexindo Tractors Tbk begerak di bidang distribusi alat- alat berat, penjualan suku cadang, jasa perbaikan hingga sewa. Perseroan dan entitas anak dalam hal ini KOBX di Indonesia memasarkan, menjual dan mendistribusikan alat – alat berat dengan merk Doosan Exvavator (Korsea Selatan), NHL Rigid Dump Trucks (China), Tata Daewoo Off-Road Heavy Duty Trucks (Korea Selatan), Doosan Forklift (Korea Selatan), Hakoo Vacum Sweeper Machines (Jerman) dan Bulldozer Farm Tractors Belarus.

KOBX pertama kali listing di BEI pada Juli 2012, saat itu harga IPO nya berada di 400/share. Dalam perjalanannya harga saham KOBX sempat menyentuh puncaknya di kisaran 730-an/share pada September 2012. Penulis pikir kenaikan KOBX saat itu lebih di dorong oleh sentimen para pelaku pasar yang dimana memang saat itu KOBX baru saja listing di Juli 2012. So, secara ringkas adalah KOBX ini mendapatkan stimulus dari kabar – kabar berita mengenai pembangunan di saat itu. Tentu saja yang namanya perusahaan bergerak di lini alat berat akan erat kaitannya dengan pembangunan dan komoditas (Baca : sektor pertambangan).

Hingga harga saham KOBX jatuh mulai akhir tahun 2012 sampai akhir tahun 2016 lalu tepat di harga paling rendahnya yaitu 88/share. Kenapa harga saham KOBX turun drastis sejak saat itu dan kenapa harga saham KOBX mulai ada kenaikan di awal tahun 2017 lalu ?.

Penurunan harga saham KOBX bukan tanpa alasan. Penurunan KOBX yang terjadi hingga akhir tahun 2016 lalu searah dengan kinerja fundamental KOBX yang tidak bagus atau amburadul. Memang pada tahun 2014 lalu sempat ada Fundamental Recovery namun hal tersebut tidak bertahan lama, kinerja KOBX kembali menurun dan tidak cukup mampu membuat harga saham KOBX naik malahan turun hingga akhir 2016.

Hingga akhirnya, mulai awal tahun 2017 beberapa bulan lalu harga saham KOBX tepat berada di harga terendahnya 88/share dan menariknya di saat valuasi KOBX bisa dikatakan cukup murah maka pada saat ini juga 1Q17 s.d 2Q17 kinerja KOBX mulai recovery atau membaik yang ditunjukkan dengan fundamentalnya (Catatan : menunjukkan hasil positif).

[Catatan : beberapa bagian dari uraian di atas pernah Penulis bagikan di Ebook Kuartal sebelumnya].

Lalu, Apakah harga saham KOBX masih akan lanjut naik tinggi ?. Just, Let’s see …

Berikut poin – poin signifikan Kinerja Keuangan (Fundamental) dari KOBX jika di komparasi secara YOY (Year on Year) menggunakan Laporan Keuangan FY16 vs FY17.

Laba yang dihasilkan KOBX masih bersumber dari bisnis utama perusahaannya. Dimana pendapatan terbesar ada pada pendapatan unit alat berat dan sewa alat berat yang secara berturut naik sebesar 103% (YOY) dan 21% (YOY). Selebihnya seperti pendapatan dari suku cadang, jasa perbaikan dan sewa bangunan meski naik namun tidak terlalu signifikan.

Kenaikan pendapatan terkait alat berat tersebut jelas sekali sejalan dengan kebutuhan tinggi alat berat untuk kegiatan penambangan [Catatan : batubara dan logam], perkebunan [Catatan : CPO], pembangunan infrastruktur & properti yang mana di tahun ini masih terus bertambah.

Selain itu, tidak ada perubahan signifikan yang terjadi pada pos – pos penyusun Laba Sebelum Pajak kecuali hanya pada pos Beban Operasi Lainnya yang naik sebesar 703% (YOY) dan pos Beban Keuangan yang turun sebesar 32% (YOY).

Dari kedua pos tersebut maka untuk pos Beban Keuangan yang turun sebesar 32% (YOY) jelas menunjukkan peningkatan efisiensi yang membaik pada bisnis KOBX dan untuk peningkatan Beban Operasi Lainnya yang naik sebesar 703% (YOY) bukan merupakan indikasi yang bagus atau menarik namun begitu karena hanya berkontribusi sebesar 10% dari total beban – beban KOBX di tahun 2017 dan termasuk pos – pos diluar aktivitas bisnis utama maka tidak terlalu bernilai signifikan setidaknya untuk saat ini.

Secara ringkas KOBX berhasil melakukan kinerja dengan efisien dalam perolehan peningkatan pendapatan di bisnis utama nya.

Di sisi lain, peningkatan arus kas (kas keluar) aktivitas pendanaan KOBX signifikan dikarenakan adanya peningkatan Pembayaran Hutang Bank yang naik sebesar 25% (YOY) dan juga Peningkatan Pembayaran Hutang Bank Jangka Panjang yang naik sebesar 153% ! (YOY).

Artinya KOBX telah menunjukkan upaya positif dalam pemenuhan kewajiban dan pengurangan hutang – hutangnya yang tentu saja dapat mengurangi biaya – biaya di luar bisnis utama seperti biaya bunga pinjaman dan semacamnya yang dapat mengikis laba perusahaan kedepannya.

Kesimpulannya KOBX masih memiliki fundamental menarik di harga sahamnya yang masih UnderValue [Baca : di harga layak akumulasi BELI sesuai yang tercantum pada Rekap Harga BELI/HOLD BLS] (Catatan : Saat Ebook Kuartalan [PERDANA] saham KOBX ditulis harga saham KOBX masih dikisaran <121/share) dan terutama dengan masih tingginya kebutuhan alat berat guna pendukung pertambangan [Catatan : selama harga batubara dan logam masih cukup tinggi atau menarik], perkebunan [Catatan : selama harga CPO juga tinggi dan stabil] dan program pembangunan infrastruktur serta properti.

Di atas adalah review analisis Penulis [via Ebook Kuartalan (PERDANA) saham KOBX dan sebagian Ebook 4Q17/FY17] mengenai KOBX [saat Ebook Kuartalan PERDANA terbit harga saham KOBX masih dikisaran <121/share dan tentu saja saat itu Penulis masih “gencar” melakukan reminder]. Yups ! saat review saham KOBX ini di publish via website bullrecommend.com harga saham KOBX sudah dikisaran 232/share.

So, setelah tahu opportunity dari [Baca : PLAN / rencana] masih tingginya kebutuhan alat berat guna pendukung pertambangan [Catatan : selama harga batubara dan logam masih cukup tinggi atau menarik], perkebunan [Catatan : selama harga CPO juga tinggi dan stabil] dan program pembangunan infrastruktur serta properti, valuasi saham KOBX yang masih belum cukup mahal dan adanya recovery fundamental yang signifikan maka Akhirnya sampai pada suatu kesimpulan yang tentu berujung jawaban dari suatu pertanyaan, Apakah saham KOBX masih menarik untuk di akumulasi BELI ?.

Apakah Anggota/Members BLS telah JUAL saham KOBX ini setelah harga sahamnya naik (Sejak di berikan Reminder / Disclousure [PERDANA] nya via Telegram BullRecommend LS untuk melakukan Akumulasi BELI/HOLD saat harga saham KOBX masih di kisaran <121/share) ?.

Apakah harga layak akumulasi saham KOBX masih sama atau masih layak di Upgrade setelah melihat hasil LK 4Q17/FY17 nya ?

(Jawaban atas semua hasil analisis pertanyaan ini telah Kami publish via Telegram BullRecommend LS).

Kenapa analisis dalam kaidah value investing ini penting ?. Karena hal ini menjadi acuan utama atas keputusan penting dalam membeli suatu saham.

Jika nanti harga suatu saham yang telah memenuhi kriteria saham Value Investing (pada Harga BELI tertentu) ini nantinya mungkin terjadi retracement atau penurunan tajam, sebagai value investor hal ini di pandang sebagai bentuk moment “Salah Harga” dan tentu nya dapat dilakukan kesempatan untuk melakukan aksi BELI dan bukan hanya BINGUNG, GALAU ataupun PANIK mengikuti kata pelaku pasar yang tidak memiliki “acuan hasil analisis komprehensif” dalam pengambilan keputusan untuk BELI suatu saham yang memang MENARIK.

( Hanya ada di Telegram BullRecommend LS, Let’s JOIN Us ! – value investing indonesia BullRecommend )

Share hasil analisis beberapa saham terbaik(Sesuai kaidah Value Investing) di website BLS baru Kami lakukan terbatas. Hal ini untuk menjaga Ekslusivitas Anggota/Member BulRecommend LS.

Jika Anda cocok dengan Value Investing ala BullRecommend dan ingin mendapatkan hasil analisis BullRecommend LS lebih lengkap seperti di atas untuk saham – saham berpotensi lainnya, silahkan JOIN dengan BullRecommend LS. Klik REGISTRASI —> (di sini)

Anda akan mendapatkan berbagai fasilitas berikut, Klik —> (di sini)

Beberapa Charting TrendFollower NOT SwingTrading bisa Anda lihat disini : Klik —> (di sini)

Apakah Anda cocok dengan Value Investing BLS ?. Klik —> (di sini)

Apa itu Value Investing BullRecommend ?. Klik —> (di sini)

Profil dari BullRecommend. Klik —> (di sini)

Value Investing Indonesia BullRecommend !

NB : Beberapa sumber(Berita Terkait) diolah dari berbagai media

(Visited 2,044 times, 1 visits today)

Comments are closed.