Indah Kiat Pulp and Paper : Saham Perusahaan Bubur Kertas Yang Menarik di Era Digital Informasi :: Raja di Industri Pulp and Paper, Bagaimana INKP selanjutnya (2018) ?
January 12, 2018
PGAS : Mulai Dari Menyambut Lelang Blok Migas 2018, Penggabungan PERTAGAS & PGAS Hingga Potensi Dari Konsorsium PGAS, Pertamina & Engie (Perusahaan Perancis) Untuk Fasilitas LNG Terbesar (Nilai Investasi Sekitar US$ 1 Miliar) : Bagaimana PGN Selanjutnya ?
February 5, 2018
Show all

Saham Sektor Konstruksi, Menarik (2018) ?

Work on the construction at night

Sebelumnya penulis telah memberikan review serta pandangan mengenai (Baca : Potensi atau Resiko) saham sektor perkapalan yang dapat Anda lihat kembali [disini] jika Anda belum sempat membacanya.

Selain itu sebelum Anda melanjutkan untuk membaca hingga selesai halaman ini, idealnya Anda juga telah membaca dulu soal Value Investing [ disini ] .

[ Ingin melihat hasil analisis saham BullRecommend lainnya ? ] Klik –> (di sini)

So, what next ?!

Yups, adalah saham sektor kontruksi khususnya di tahun 2018 (Catatan : atau bahkan hingga 2019 nanti, let’s see), Jadi apa yang membuat saham sektor kontruksi menarik untuk di akumulasi saat ini atau setidaknya awal – awal 2018 ?.

Penulis ingin menyampaikan hal yang menarik dari saham sektor kontruksi kali ini kepada Anda bahwa sadar atau tidak, saham sektor kontruksi (catatan : tentu saja tidak semua saham sektor kontruksi namun hanya saham sektor kontruksi pilihan atau yang sesuai kaidah value investing saja yang dimaksud penulis) memiliki hasil kinerja (Baca : Fundamental) yang tidak atau belum “selaras” dengan penilaian pasar hingga saat review ini ditulis.

Lalu apakah ini artinya penilaian pasar saat ini membuat harga – harga saham atau valuasi saham sektor kontruksi tertentu menjadi “salah harga” ?, Jika memang benar demikian maka bukankah ini merupakan peluang ?

(Catatan : Penulis tidak mengatakan bahwa valuasi saham sektor kontruksi saat ini sudah yang paling terendah dibanding tahun – tahun sebelumnya. But, mengingat pembangunan infrastruktur serta kontruksi yang besar – besaran sejak 2015 hingga 2019 nanti maka tentu saja valuasi saat ini adalah valuasi saham sektor kontruksi yang bisa dikatakan cukup murah mengingat rata – rata hasil kinerja saham sektor kontruksi pada LK3Q17/9M17 cukup bagus dan menarik. Anda bisa membaca hasil LK 3Q17 dari saham WIKA atau WSKT sebagai model pilihan saham terbaik).

So, let’s check it out !

  • Pertama, harga – harga saham sektor kontruksi hingga saat ini masih “salah harga – khusus sektor kontruksi”. Lalu, apakah ini merupakan indikasi yang buruk dalam kaidah value investing ?. Jawabannya tentu saja tidak, bahkan penurunan harga saham (Baca : retracement) akan semakin membuat valuasi saham menjadi lebih murah terlebih jika penurunan harga saham (Baca : retracement) dibarengi dengan kenaikan kinerja atau laba aktivitas utama perusahaan maka tentu semakin membuat saham tersebut menarik. Anda bisa membaca hasil LK 3Q17 saham WIKA, WSKT, ACST, NRCA atau PTPP.
  • Kedua, “cash flow saham sektor kontruksi negatif ! bagaimana nih ? banyak hutang dan gimana bayarnya ?!”. Yups, setidaknya beberapa waktu lalu seperti itu lah kabar – kabar berseliweran yang muncul dimana kabar tersebut setidaknya meski tidak signifikan namun efektif menambah kekuatiran pasar dan berdampak pada lanjut menurunnya beberapa harga saham sektor kontruksi. Namun, pertanyaannya adalah apakah benar kabar tersebut dan bagaimana nasib saham sektor kontruksi jika demikian ?. Jawabannya tentu saja tidak perlu di kuatirkan soal cash flow yang masih negatif untuk beberapa saham kontruksi tertentu. Kenapa tidak perlu kuatir ?, karena cash flow negatif pada perusahaan kontruksi di saat perusahaan tersebut melakukan aksi korporasi signifikan seperti penambahan asset untuk tujuan peningkatan kapasitas kerja dan aktivitas operasional terkait penyelesaian kebutuhan kontrak proyek maka hal ini tentu sangat wajar (Catatan : perusahaan kontruksi menggunakan PSAK tentang pengakuan pendapatan dengan metode presentase
    penyelesaian dimana beberapa kontrak proyek, baru dapat dibayarkan berdasarkan presentase selesai tertentu meskipun secara acrual basis pendapatan telah dibukukan dan hal ini yang bisa berdampak pada cashflow negatif dan tetap tergantung pada besarnya kesediaan cash pada perusahaan).Sederhananya, untuk cash flow perusahaan kontruksi di saat lagi ngerjain banyak proyek biasanya memang pengeluaran cash lebih tinggi daripada pemasukkannya. Namun, hal ini sebenarnya hanya masalah waktu untuk proyek selesai menurut presentase yang telah ditentukkan untuk kemudian pemasukkan cash kembali positif.
  • Ketiga, Kontrak proyek yang masih terus bertambah bahkan melebihi target tahunan merupakan indikator yang bagus bagi saham sektor kontruksi dan tentunya penambahan kontrak proyek ini idealnya akan menghasilkan pemasukkan yang sangat besar beberapa waktu kedepan. Jika Anda perhatikan di akhir 2017 atau awal – awal 2018, kontrak proyek atau tender untuk perusahaan kontruksi masih terus bertambah, contohnya seperti WIKA yang masih juga mendapat tambahan tender proyek di Myanmar berupa pembangunan jalur kereta api dan WSKT yang juga masih akan menggarap pembangunan jalan perbatasan Papua ruas Oksibil-Towe Hitam dan pembangunan kelanjutan Tol di Jawa Tengah. Selain WSKT dan WIKA juga ada beberapa perusahaan sektor kontruksi yang masih terus memperoleh tambahan kontrak proyek cukup signifikan.
  • Keempat, Obligasi dan Rating dari perusahaan sektor kontruksi hingga saat ini masih ideal atau bisa dikatakan mumpuni meski kontrak proyek yang sedang dikerjakan tidak bisa dikatakan kecil. Artinya, dengan outlook obligasi yang memiliki prospek stabil dan outlook pendanaan yang kuat maka harusnya perusahaan kontruksi demikian masih memiliki kinerja yang akan bagus kedepannya dengan kemampuan kestabilan dana untuk menyelesaiakn proyek yang telah di pegang serta adanya proyek baru nantinya. Sebagai contoh saat ini seperti PTPP yang mendapat rating A+ dari PEFINDO atas kuatnya pendanaan PTPP karena tingkat utang yang rendah dan masih besarnya ruang untuk mengadakan pinjaman jika dibutuhkan untuk menarik kontrak proyek baru. Contoh lain seperti WIKA yang memiliki peringkat Ba2 dari Moody’s Investors untuk obligasi senior yang artinya tingkat obligasi atau surat hutang WIKA memiliki prospek stabil.Jadi, dari obligasi atau surat hutang serta rating pendanaan yang masih stabil atau bahkan kuat yang dimiliki beberapa perusahaan sektor kontruksi ini lah yang juga menunjukkan adanya peluang atas masih “salah harga” nya penilaian market atau pasar terhadap beberapa saham sektor kontruksi pilhan (Catatan : Penulis tidak mengatakan bahwa semua saham sektor kontruksi sedang “salah harga” untuk saat ini).

Jadi sampai dengan awal – awal tahun 2018 ini beberapa atau sebagian saham sektor kontruksi khususnya BigCaps (Baca : Berkapitalisasi Besar) masih ada yang memiliki valuasi murah (Catatan : Jika di komparasi dengan kinerja nya saat in) dan berpotensi akan menyesuaikan ke valuasi yang semestinya beberapa kuartal kedepan.

Saham sektor kontruksi seperti WIKA, WSKT dan PTPP (catatan : Anda bisa melihat daftar saham kontruksi pilihan di telegram BLS) secara serentak masih memiliki valuasi yang belum “sesuai” dengan kinerjanya saat artikel ini ditulis. Tentu saja valuasi tersebut menarik karena bisa dikatakan murah, namun menariknya lagi di saat valuasi saham – saham kontruksi tersebut sedang “belum sesuai dengan kinerjanya yang semestinya” pada saat itu juga dibarengi dengan pertumbuhan kontrak proyek yang terus bertambah serta aksi korporasi yang menarik yang posisinya tentu mendukung hasil perusahaan kontruksi tersebut nantinya.

Jadi, apakah Anda telah menemukan “Alasan Rasional Utama” dari apa yang membuat saham sektor kontruksi ini menjadi menarik (2018) ? dan apakah Anda setidaknya telah mengetahui saham sektor kontruksi yang bagaimana yang ideal untuk masuk dalam portofolio saham investor value saat ini ?.

Berikut beberapa screenshot mengenai Reminder / Disclousure / Advice / Plan yang telah dilakukan penulis via Telegram BullRecommend Limited Seat untuk saham kontruksi pilihan seperti WIKA, WSKT dan PTPP (Catatan : beberapa saham kontruksi pilihan lainnya tentu tidak di disclosure di website ini untuk kepentingan confidential).

Berikut adalah ScreenShoot Reminder / Disclousure Akumulasi BELI saham PTPP secara bertahap di harga <2420/share & <2400/share via Telegram BullRecommend LS. (07 & 12 Desember 2017 – Selama harga saham PTPP masih di batas harga layak akumulasi). (Beberapa hal sengaja di blur untuk menjaga ekslusivitas Anggota/member BullRecommend LS) –> Khusus Anggota / Member BLS :

 

(Screenshot Reminder Akumulasi PTPP – Value Investing Indonesia BLS)

Berikut adalah Screenshoot Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartal 3Q17/9M17 saham PTPP (Terbit / Telah release sejak beberapa waktu lalu setelah Laporan Keuangan 3Q17/9M17 di publish via IDX)

(Screenshot Ebook atas LK 3Q17/9M17 PTPP – Value Investing Indonesia BLS)

Gambaran / Alur PLAN untuk saham PTPP yang telah dilakukan (reminder-nya untuk akumulasi BELI) BullRecommend : ( Bagaimana selanjutnya ?, Hanya di BullRecommend Limited Seat ! )

(Screenshot Alur PLAN yang telah dilakukan u/ PTPP – Value Investing Indonesia BLS)

Berikut adalah ScreenShoot Reminder / Disclousure Akumulasi BELI saham WIKA secara bertahap di harga <1510/share & <1550/share via Telegram BullRecommend LS. (13 Desember 2017 & 02 Januari 2018 – Selama harga saham WIKA masih di batas harga layak akumulasi). (Beberapa hal sengaja di blur untuk menjaga ekslusivitas Anggota/member BullRecommend LS) –> Khusus Anggota / Member BLS :

 

(Screenshot Reminder Akumulasi WIKA – Value Investing Indonesia BLS)

Berikut adalah Screenshoot Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartal 3Q17/9M17 saham WIKA (Terbit / Telah release sejak beberapa waktu lalu setelah Laporan Keuangan 3Q17/9M17 di publish via IDX)

(Screenshot Ebook atas LK 3Q17/9M17 WIKA – Value Investing Indonesia BLS)

Gambaran / Alur PLAN untuk saham WIKA yang telah dilakukan (reminder-nya untuk akumulasi BELI) BullRecommend : ( Bagaimana selanjutnya ?, Hanya di BullRecommend Limited Seat ! )

(Screenshot Alur PLAN yang telah dilakukan u/ WIKA – Value Investing Indonesia BLS)

Berikut adalah ScreenShoot Reminder / Disclousure Akumulasi BELI saham WSKT secara bertahap di harga <1800/share & <1880/share via Telegram BullRecommend LS. (09 Oktober 2017 & 07 Desember 2017 – Selama harga saham WSKT masih di batas harga layak akumulasi). (Beberapa hal sengaja di blur untuk menjaga ekslusivitas Anggota/member BullRecommend LS) –> Khusus Anggota / Member BLS :

 

(Screenshot Reminder Akumulasi WSKT – Value Investing Indonesia BLS)

Berikut adalah Screenshoot Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartal 3Q17/9M17 saham WSKT (Terbit / Telah release sejak beberapa waktu lalu setelah Laporan Keuangan 3Q17/9M17 di publish via IDX)

(Screenshot Ebook atas LK 3Q17/9M17 WSKT – Value Investing Indonesia BLS)

Gambaran / Alur PLAN untuk saham WSKT yang telah dilakukan (reminder-nya untuk akumulasi BELI) BullRecommend : ( Bagaimana selanjutnya ?, Hanya di BullRecommend Limited Seat ! )

(Screenshot Alur PLAN yang telah dilakukan u/ WSKT – Value Investing Indonesia BLS)

Berikut adalah ScreenShoot Reminder / Special Advice saat terjadi PANIC SELLING pada saham sektor KONTRUKSI pilihan [WSKT, WIKA, PTPP & beberapa saham sektor kontruksi pilihan] via Telegram BullRecommend LS (Beberapa hal sengaja di blur untuk menjaga ekslusivitas Anggota/member BullRecommend LS) –> Khusus Anggota / Member BLS :

(Screenshoot 11 Desember 2017, Special Advice diberikan saat terjadi retracement ekstrem. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan PELUANG terbaik / ideal bagi Value Investor [Anggota BLS])

(Screenshot Special Advice ketika terjadi Panic Selling – Value Investing Indonesia BLS)

Apakah saham sektor konstruksi pilihan BLS [catatan : seperti WIKA, WSKT, PTPP dan beberapa saham konstruksi pilihan BLS lainnya] masih menarik untuk di akumulasi BELI saat ini ?

Apakah Anggota/Members BLS telah JUAL saham sektor konstruksi pilihan setelah harga sahamnya naik (Sejak di berikan Reminder / Disclousure nya via Telegram BullRecommend LS untuk melakukan Akumulasi BELI/HOLD saat harga saham nya masih di kisaran harga layak akumulasi) ?.

(Jawaban atas semua hasil analisis pertanyaan ini telah Kami publish via Telegram BullRecommend LS).

[Artikel atau ulasan ini ditulis awal 2018]

( Hanya ada di Telegram BullRecommend LS, Let’s JOIN Us ! – value investing indonesia BullRecommend )

Share hasil analisis beberapa saham terbaik(Sesuai kaidah Value Investing) di website BLS baru Kami lakukan terbatas. Hal ini untuk menjaga Ekslusivitas Anggota/Member BulRecommend LS.

Jika Anda cocok dengan Value Investing ala BullRecommend dan ingin mendapatkan hasil analisis BullRecommend LS lengkap untuk saham – saham berpotensi lainnya, silahkan JOIN dengan BullRecommend LS. Klik REGISTRASI —> (di sini)

Ingin melihat hasil analisis saham BullRecommend lainnya ? Klik –> (di sini)

Anda akan mendapatkan berbagai fasilitas berikut, Klik —> (di sini)

Beberapa Charting TrendFollower NOT SwingTrading bisa Anda lihat disini : Klik —> (di sini)

Apakah Anda cocok dengan Value Investing BLS ?. Klik —> (di sini)

Apa itu Value Investing BullRecommend ?. Klik —> (di sini)

Profil dari BullRecommend. Klik —> (di sini)

Value Investing Indonesia BullRecommend !

NB : Beberapa sumber(Berita Terkait) diolah dari berbagai media.

 

(Visited 4,588 times, 1 visits today)

Comments are closed.