Sebelum Berinvestasi, Ayo Pahami Dasar-Dasar Investasi Berikut Ini !

Antara Pertamina dan Saudi Aramco : Bagaimana dengan Petrosea? Menarik?
April 23, 2017
Show all

Sebelum Berinvestasi, Ayo Pahami Dasar-Dasar Investasi Berikut Ini !

Telah kita ketahui bersama bahwa investasi adalah penempatan modal (uang) pada tempat-tempat tertentu dengan harapan untuk memperoleh keuntungan berupa uang dari modal tersebut di masa mendatang. Dalam investasi kita tidak dapat memperkirakan secara pasti keuntungan yang akan didapat pada jangka waktu tertentu, namun yang pasti adalah orang yang melakukan investasi/investor akan mendapatkan hasil dari modal yang diinvestasikannya. Secara umum hasil yang didapatkan dari investasi akan terus berkelanjutan dalam jangka panjang selama perusahaan yang menjadi tempat menanam modal investasi masih beroprasi.

Dalam berinvestasi kita harus ketahui dulu hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan seperti yang sudah dijelaskan dalam artikel Value Investing Bandung. Salah satu faktor penting yang perlu dilakukan calon investor adalah belajar mengenai dasar-dasar investasi. Saat ini dapat dipastikan bahwa Anda telah memahami apa hakikat dari investasi, tetapi satu hal itu saja belum cukup. Ada baiknya Anda mengetahui beberapa hal mendasar lainnya tentang investasi seperti jenis-jenis investasi dan instrumen investasi.

1. Jenis-Jenis Investasi

Secara umum investasi terbagi atas dua jenis, yaitu Financial Assets dan Real Assets. Kedua jenis investasi tersebut memiliki keuntungan dan resikonya masing-masing, maka dari itu sebelum memilih jenis investasi mana yang tepat untuk Anda, perlu diketahui terlebih dahulu maksud dari jenis investasi tersebut.

  • Financial Assets

Financial assets adalah penanaman modal investasi pada wahana keuangan. Jenis investasi ini dikenal juga dengan investasi portofolio. Asset yang ditekankan pada wahana finansial ini terikat pada surat-surat berharga yang menjadi bukti dari adanya investasi tersebut. Secara garis besar, financial assets adalah investasi yang intangible (tidak dapat disentuh) dan dibuktikan secara tulisan.

Financial assets dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara langsung dan tidak langsung. Secara langsung maksudnya adalah investor membeli asset langsung kepada perusahaan yang dituju. Cara ini terbilang sulit dilakukan bagi investor pemula karena banyak pertimbangan yang perlu diperhatikan. Sedangkan secara tidak langsung maksudnya adalah investor membeli asset keuangan melalui perantara perusahaan investasi yang menyediakan portfolio investasi dari berbagai perusahaan. Cara ini adalah cara yang paling mudah dilakukan oleh pemula maupun profesional dan tidak menyita terlalu banyak waktu.

  • Real Assets

Berbeda halnya dengan financial assets, real assets adalah jenis investasi yang berupa asset nyata. Semua jenis wahana investasi pada real assets ini bersifat tangible yaitu dapat disentuh dan dilihat. Jenis investasi ini tidak mengikatkan komitmen dengan sektor keuangan melainkan dengan benda-benda berwujud.

Dalam hal mendapatkan informasi mengenai perkembangan wahan investasi, dengan menggunakan wahana real assets investor bisa mendapatkan langsung dari data-data lapangan karena bersifat tangible. Berbedahalnya dengan financial assets yang melihat perkembangan melalui diagram gejolak nilai harga pasar atau lainnya.

2. Instrumen Investasi

Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa financial assets dan real assets memiliki perbedaan yang signifikan, mulai dari sifatnya hingga teknis mendapatkan informasi perkembangannya. Tidak hanya itu wahana yang dimiliki dari kedua jenis investasi itu juga sudah dipastikan memiliki perbedaan, yaitu:

  • Financial Assets

Beragam wahana yang termasuk dalam jenis financial assets diantaranya adalah:

  1. Saham
  2. Obligasi
  3. Tabungan di bank
  4. Deposito
  5. Reksadana
  6. Valuta Asing (Valas)
  7. Dana pensiung lembaga keuangan
  8. Dan lain-lain
  • Real Assets

Beragam wahana yang termasuk dalam jenis real assets diantaranya adalah:

  1. Properti
  2. Emas
  3. Barang Koleksi / Seni
  4. Tanah
  5. Pertanian / Perkebunan
  6. Peternakan
  7. Dan lain-lain

3. Kekurangan dan Kelebihan

Setiap hal pasti memiliki kekurangan dan kelebihan, begitu pula dengan kedua jenis investasi yang telah dibahas sebelumnya. Kekurangan kedua jenis investasi tersebut dapat dikatakan sebagai resiko yang harus ditanggung oleh investor dan kelebihan adalah keuntungan yang akan didapat oleh investor apabila memilih salah atau bahkan kedua jenis investasi tersebut. Sebelum melangkah lebih jauh sebaiknya Anda ketahui lebih dahulu apa kelebihan dan kekurangan dari kedua jenis investasi tersebut.

  • Financial Assets
  1. Kelebihan : Memiliki keuntungan relatif besar, bekerja hanya dengan satu alat informasi, memiliki pasar yang aktif, kenaikan dan penurunan harga dapat di prediksi, bersifat likuid sehingga mudah diperjualbelikan, fleksibel, banyak pilihan variasi wahana yang mudah dijalankan serta tidak membutuhkan dana yang besar.
  2. Kekurangan : Ada saatnya mengalami penurunan nilai tiba-tiba, posisi jual dan beli bergantung kepada perkiraan / forecasting, resiko mendapatkan profit yang kecil apabila salah mengambil posisi beli dan membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan hasil fantastis.
  • Real Assets
  1. Kelebihan : Harga tanah/bangunan yang semakin meningkat, dapat dijadikan agunan di bank, fluktuasi harga tidak terbatas, termasuk dalam lingkup eksklusif, adanya depresiasi untuk pengurangan pajak, apabila investasi berupa bangunan dapat disewakan agar mendapat arus kas, memperluas cakrawala, dapat dilakukan perbaikan dengan cepat lalu dapat dipasarkan kembali serta mudah dalam pemeliharaan.
  2. Kekurangan : Biaya investasi yang terbilang tinggi, penyusutan nilai bangunan setiap periode waktu, adanya pajak, adanya biaya pemeliharaan, dapat terjadi musibah lalu hilang, adanya resiko rusak, asetnya kurang likuid yang berarti sulitnya untuk mengkonversi suatu asset menjadi uang, return atau tingkat kembalinya modal sulit diukur secara akurat karena tidak adanya forecasting (perkiraan) seperti yang dilakukan pada financial assets.

Sebagai bagian dari dunia investasi Bull Recommend memberikan peluang bagi Anda para warga Indonesia untuk bergabung dalam dunia investasi Value Investing. Siapapun Anda dan apapun pekerjaan Anda, Bull Recommend siap membantu Anda untuk mendapatkan penghasilan yang lebih dari biasanya. Dengan menggunakan metode Value Investing, Bull Recommend akan memberikan peluang terbaik bagi Anda semua. Tidak hanya itu, Bull Recommend juga menggunakan strategi yang tepat bagi para pemula maupun profesional, yaitu Charting TrendFollower NOT SwingTrader.

Masih pemula dan ingin memulai investasi pertama Anda? Mulailah sekarang bersama Bull Recommend.

NO PROVINSI NO PROVINSI NO PROVINSI
1 Aceh 13 Kalimantan Tengah 25 Riau
2 Bali 14 Kalimantan Timur 26 Sulawesi Barat
3 Banten 15 Kalimantan Utara 27 Sulawesi Selatan
4 Bengkulu 16 Kepulauan Bangka Belitung 28 Sulawesi Tengah
5 Gorontalo 17 Kepulauan Riau 29 Sulawesi Tenggara
6 Jakarta 18 Lampung 30 Sulawesi Utara
7 Jambi 19 Maluku 31 Sumatera Barat
8 Jawa Barat 20 Maluku Utara 32 Sumatera Selatan
9 Jawa Tengah 21 Nusa Tenggara Barat 33 Sumatera Utara
10 Jawa Timur 22 Nusa Tenggara Timur 34 Yogyakarta
11 Kalimantan Barat 23 Papua
12 Kalimantan selatan 24 Papua Barat

 

 

Baca Juga:

Apa itu Value Investing, Trend Follower dan Swing Trader? Simak informasi mengenai Value Investing di Value Investing Surabaya, informasi mengenai Trend Follower di Value Investing Jakarta dan informasi terkait Swing Trader di Value Investing Medan serta tips & trik sebelum berinvestasi dalam Value Investing Bandung.

 

(Visited 161 times, 1 visits today)

Comments are closed.